Lifestyle

Yuk Intip Evolusi Mahkota Miss Universe

Selama 65 tahun terakhir, mahkota Miss Universe ternyata sudah 10 kali mengalami perubahan


Yuk Intip Evolusi Mahkota Miss Universe
Miss Universe 202 Andrea Meza

AKURAT.CO, Andrea Meza, perwakilan dari Meksiko dinobatkan sebagai pemenang dari Miss Universe 2020. Mezza menjadi pemenang Miss Universe setelah menyisihkan perwakilan dari Brasil, Julia Gama dalam kompetisi yang berlangsung di Seminole Hard Rock Hotel dan Casino Hollywood, Florida, Minggu (16/5/2021).

Pada momen tersebut, Miss Universe 2019, Zozibini Tunzi pun meletakkan mahkota Miss Universe di atas kepala Meza.

Bicara tentang ajang Miss Universe,  salah satu elemen terpenting dari acara ini adalah mahkota. Selama 65 tahun terakhir, mahkota Miss Universe ternyata sudah 10 kali mengalami perubahan. 

Berikut Akurat.co merangkum evolusi mahkota Miss Universe: 

Mahkota pernikahan Kekaisaran Romanov (1952-1953)

Evolusi mahkota Miss Universe ANGLOPEDIA.COM

Itu adalah mahkota pertama yang dipakai oleh pemenang  Miss Universe Armi Kuusela dari Finlandia. Sebelumnya, mahkota ini  dimiliki oleh tsar Rusia. Mahkota ini diyakini terbuat dari sekitar 1.535 berlian tanpa cacat dan diasuransikan dengan harga 500 ribu dollar atau sekitar Rp7 miliar. 

Mahkota Christiane Martel / Mahkota Perunggu Metalik (1953-1954)

Evolusi mahkota Miss Universe ANGLOPEDIA.COM

Pa da tahun 1953 mahkota Miss Universe diganti dengan perunggu metalik. Christiane Martel dari Prancis adalah pemenang pertama dan satu-satunya yang pernah memakai mahkota ini. Tidak seperti mahkota pada umumnya, mahkota ini menampilkan desain yang sangat kokoh dan tidak memiliki kristal atau batu Rhine. 

Star of the Miss Universe Crown  (1954-1960)

Evolusi mahkota Miss Universe ANGLOPEDIA.COM

Star of the Miss Universe dinamai demikian karena bentuk bintang di bagian atas mahkotanya. Star of the Miss Universe  terdiri dari sekitar 1.000 mutiara dan mutiara hitam yang dipasang diantara emas murni dan platinum. Mahkota seberat 1,25 pon itu dihargai sekitar Rp7 miliar. 

The 10th Anniversary Crown/ The Rhinestone Crown (1961-1963)

Evolusi mahkota Miss Universe ANGLOPEDIA.COM

Pada tahun 1961, Organisasi Miss Universe ingin memiliki mahkota khusus untuk memperingati anniversary yang ke-10. Mahkota ini hanya pernah dipakai oleh dua pemenang Miss Universe, yaitu Marlene Schmidt dari Jerman dan penggantinya Norma Nolan dari Argentina. 

The Sarah Coventry Crown (1963-1973)

Evolusi mahkota Miss Universe ANGLOPEDIA.COM

Berbeda dari mahkota-mahkota sebelumnya, The Sarah Coventry Crown ini menampilkan sosok wanita memegang tongkat tepat di tengah. Sosok ini dikenal sebagai The Lady atau The Queen’s Crown.  Maria Vargas dari Brazil, Miss Universe 1963, mendapat kehormatan menjadi pemenang pertama yang menggunakan mahkota ini.

The Chandelier Crown (1973-2001)

Evolusi mahkota Miss Universe ANGLOPEDIA.COM

The Chandelier Crown merupakan mahkota Miss Universe yang paling lama digunakan, yakni 28 tahun. Mahkota ini sempat dimodifikasi di Sarah Coventry Crown pada tahun 1973 untuk memudahkan pemakainya. 

Pada 2001, mahkota ini sengaja diganti atas permintaan sponsor. Pemenang terakhir yang mengenakan The Chandelier Crown adalah Miss Universe 2001, Denise Quiñones dari Puerto Rico.

Mahkota Mikimoto (2001-2007)

Evolusi mahkota Miss Universe ANGLOPEDIA.COM

Mahkota Mikimoto dirancang oleh sponsor perhiasan resmi dari organisasi Miss Universe. Mahkota itu menggambarkan burung phoenix yang sedang naik daun, menandakan status, kekuatan dan keindahan, sebagaimana diatur dalam kesepakatan sponsor mereka. Mahkota Mikimoto memiliki 500 berlian hampir 30 karat (6,0 g), 120 mutiara Laut Selatan dan Akoya, dengan ukuran mulai dari diameter 3 hingga 18 mm dan bernilai  250 ribu dolar AS atau sekitar Rp3,5 miliar.

Mahkota Mikimoto yang pertama kali digunakan pemegang oleh Miss Universe 2002 Federova. Sayangnya, beberapa bulan kemudian Federova dicopot dari gelarnya. 

CAO Fine Jewelry Crown (2007-2008)

Evolusi mahkota Miss Universe ANGLOPEDIA.COM

Miss Universe 2008, Dayana Mendoza dari Venezuela, menjadi satu-satunya pemenang yang pernah memakai mahkota hasil rancangan CAO Fine Jewellery of Vietnam ini. Putih, pink muda dan cognac adalah warna utama pada mahkota ini yang mewakili inspirasi dan perasaan.

Mahkota senilai 120 ribu dollar AS atau sekitar Rp1,2 miliar ini  terbuat dari emas putih dan kuning 18 karat yang memiliki lebih dari 1.000 batu mulia. 

Peace Crown oleh Diamond Nexus Labs (2009-2013)

Evolusi mahkota Miss Universe ANGLOPEDIA.COM

Miss Universe 2009, Stefania Fernandez dari Venezuela, adalah orang pertama yang memakai mahkota ini. Mahkota yang  dibuat oleh Diamond Nexus Labs dipromosikan sebagai mahkota yang ramah lingkungan karena semua batunya sintetis.

The DIC Crown (2013-2016)

Evolusi mahkota Miss Universe ANGLOPEDIA.COM

Dikenal sebagai mahkota Miss Universe paling ikonik hingga saat ini, mahkota DIC dibuat oleh Diamond International Corporation (DIC). Mahkota ini diperkirakan bernilai 300 ribu dollar AS atau setara dengan Rp4,2 miliar. 

Paulina Vega dari Kolombia adalah yang pertama memakai mahkota ini pada tahun 2014, lalu digantikan oleh Pia Wurtzbach dari Filipina. 

Mahkota Mikimoto kembali (2017-2018)

Evolusi mahkota Miss Universe ANGLOPEDIA.COM

Pada 2017, mahkota Mikimoto kembali tampil saat perempuan asal Afrika Selatan Demi-Leigh Nel-Peters  mendapatkan gelar Miss Universe. Di tahun 2018 juga, Catriona Grey dari Filipina terlihat mengenakan mahkota yang sama.

The Mouawad Crown (2019 - sampai sekarang)

Evolusi mahkota Miss Universe   ISTIMEWA

The Mouawad Crown adalah mahkota paling kecil yang digunakan dalam kontes kecantikan ini. Mahkota yang diebut Kekuatan Persatuan ini memiliki tiara bernilai 5 juta dollar AS.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co