Lifestyle

Yuk Habiskan Weekend di Stasiun MRT Bundaran HI, Ada Pameran Lukisan Karya Anak Berkebutuhan Khusus

Karya seni dari 20 anak berkebutuhan khusus ditampilkan di Stasiun MRT (Moda Raya Terpadu) Bundaran HI, Jakarta


Yuk Habiskan Weekend di Stasiun MRT Bundaran HI, Ada Pameran Lukisan Karya Anak Berkebutuhan Khusus
Suasana menuju stasiun MRT Bundaran HI, Senin (16/3/2020) (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO  Karya seni dari 20 anak berkebutuhan khusus ditampilkan di Stasiun MRT (Moda Raya Terpadu) Bundaran HI, Jakarta.

Pameran lukisan bertema ‘Through Our Windows’ ini merupakan kolaborasi Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dengan Yayasan Kitaoneus Asia. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Uno pun berkesempatan meninjau pameran lukisan tersebut pada Jumat (24/06/2022).

baca juga:

Sandiaga Uno sangat mengapresiasi pelaksanaan acara tersebut dan semua pihak yang terlibat sehingga karya-karya tersebut mendapat tempat untuk dipamerkan. 

“Saya mengapresiasi pameran lukisan yang merupakan salah satu produk ekonomi kreatif dari teman-teman Yayasan Kitaoneus Asia. Terima kasih kepada Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dan MRT yang telah memfasilitasi karya-karya yang luar biasa ini,” ujar Sandiaga Uno dikutip AKURAT.CO, Sabtu (25/6/2022). 

Sandiaga Uno juga berharap pameran ini bisa membangkitkan semangat anak-anak berkebutuhan khusus untuk terus berkarya.

“Kami mendukung penuh kegiatan semacam ini. Apalagi jika karya tersebut bisa dibeli. Saya berharap ke depannya pun kita bisa berkolaborasi,” ujarnya. 

Lewat akun media sosialnya, Sandiaga Uno juga menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan dan perhatian pemerintah, bahwa anak-anak disabilitas memiliki potensi yang luar bisa untuk bisa dikembangkan.

"Kami di @kemenparekraf.ri hadir untuk memastikan hal itu, sehingga kebangkitan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif dapat terwujud, lapangan kerja dan peluang usaha dapat tercipta luas untuk siapa saja dan semua lapisan masyarakat," ujar Sandiaga Uno.