Ekonomi

Yuk Dicoba, Cara Ampuh Bikin Keuangan Kamu Makin Beranak Pinak!

Tentu semua orang pengin punya keuangan yang tiap hari bisa makin beranak pinak


Yuk Dicoba, Cara Ampuh Bikin Keuangan Kamu Makin Beranak Pinak!
Ilustrasi tips ampuh membuat keuangan beranak pinak (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Tentu semua orang pengin punya keuangan yang tiap hari bisa makin beranak pinak. Pasti kamu juga pernah dengar pepatah yang mengatakan "Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit." Sebenarnya menabung sudah diajarkan sejak kecil, tapi kenapa kadang sulit banget untuk menabung ya?

Meski kelihatannya sepele, namun kenyataannya menabung masih menjadi salah satu hal yang sulit untuk dijalankan oleh sebagian besar orang. Selalu ada alasan untuk menunda menabung, meskipun telah memiliki penghasilan.

Melansir laman Instagram @bankbahtera, ini beberapa tips membuat keuangan makin beranak pinak yang bisa kamu terapkan dalam cara mengelola keuanganmu. Apa aja sih tips dan langkahnya, yuk langsung kita tengok secara seksama!

1. Buat pengeluaran secara ketat

Sebelum gaji kamu turun, sebaiknya kamu sudah menyusun anggaran untuk segala keperluan kamu. Misalnya, membuat daftar belanja bulananmu.

Belanjakan uang kamu untuk kebutuhan pokok dan yang mendesak. Jangan boros membeli berbagai keinginan yang dianggap belum begitu penting ya.

Kamu harus bisa mengenali terlebih dahulu pengeluaran di area mana yang terbesar. Sehingga kamu bisa memprioritaskan pengeluaran tersebut secara cermat.

Menahan pengeluaran secara ketat emang gampang-gampang susah ya. Apalagi buat kamu yang hobi atau doyan belanja. Tapi kalau mau keuanganmu aman ya kamu harus bisa nih menahan pengeluaran yang enggak perlu.

Jangan memaksakan pengeluaran yang gede-gedean karena malah akan makin menghancurkan pengeluaran bulanan kamu. Makanya jangan ngeluh deh kalau kondisi keuangan kamu jadi ambyar tak terkendali.

2. Buat dana darurat

Jangan lupa untuk menempatkan sejumlah dana darurat di dalam anggaran keuangan, sehingga tidak ada lagi alasan untuk mengganggu gugat sejumlah dana tabungan yang dimiliki. Misalnya, bisa dengan menyisihkan 10% dari gajimu untuk dana darurat.

Penting! resiliensi keuangan sangat ditentukan oleh berapa kecukupan dana darurat yang dimiliki. Dan inget ya, dana darurat itu beda banget sama tabungan.

Jadi, kalau ditanya apakah kamu sudah punya dana darurat, lalu kamu menjawab "Oh, ada sih cash di tabungan ...." tidak menjamin kamu sudah punya dana darurat ya.

Karena dana darurat itu memanglah dana yang seharusnya tidak diotak-otak. Mengingat dana darurat baru akan dikeluarkan saat keadaan yang penting dan udah mentok banget. Mari mulai sekarang disiplin yuk mengalokasikan uang untuk dana darurat.

3. Langsung sisihkan uangmu untuk menabung setelah gajian

Bukan belanja atau mencicil utang, namun dana tabungan adalah hal pertama yang wajib kamu prioritaskan setelah gajian. Sisihkan sejumlah uangmu, misalnya 20% dari gaji kamu.

Jika rutin dilakukan, tanpa disadari uang tabunganmu akan menggunung kok.

Seperti yang kita ketahui, pengertian menabung adalah menyisihkan sejumlah uang dalam satu tempat tertentu sebagai cadangan saat ada keperluan mendadak. Menabung biasanya juga bisa menjadi cara guna mendapatkan barang yang diinginkan tetapi belum bisa dibeli saat ini, karena dana yang dimiliki kurang mencukupi.

Kalau dulu orang melakukan cara jadul dalam menabung adalah memasukkan uang ke dalam celengan. Bisa yang terbuat dari tanah liat atau celengan logam yang banyak dijual di toko-toko. Serunya untuk membuka isi celengan, mau tidak mau kamu harus merusaknya sehingga celengan tidak bisa digunakan lagi. Tetapi seiring perkembangan zaman, menabung sudah bisa dilakukan di bank.

Kamu bisa menabung atau menitipkan uang di bank agar jauh lebih aman dibandingkan menabung di celengan. Terlebih ada fasilitas bunga yang bisa membuat uang kamu bertambah banyak, meski kamu tidak rutin mengisi tabungan.

Berbeda dengan menabung di celengan, kamu bisa mengambil sebagian dana yang tersimpan tanpa harus mengobrak-abrik tabungan itu sendiri. Karena bentuknya tidak seperti celengan ayam yang harus dipecahkan saat akan mengambil isi tabungan.

Kendati demikian, menabung di bank memang ada biaya administrasi yang harus dipenuhi. Karena sama saja kamu menggunakan jasa pihak bank untuk menabung uangmu.

Tapi biaya administrasi yang ditagihkan setiap bulan tidaklah besar. Sehingga enggak akan merusak tabungan kamu berkurang secara signifikan.

Namun kalau mau dilihat secara seksama menabung di bank jauh lebih aman dan punya risiko yang sangat minim. Seandainya pahitnya jika bank uang tempat kamu menabung dirampok, maka pihak bank akan tetap memberikan dana sesuai jumlah yang kamu simpan saat kamu memintanya kembali.

Karena enggak bisa dipungkiri menabung untuk masa depan bisa membantu kamu untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan kamu.

Diantaranya masa pensiun yang tenang, uang muka pembelian rumah atau mobil, membeli gadget baru. Dan yang paling penting adalah ketika kamu bisa mendapatkan apa yang kamu mau tanpa terjerat utang.

Namun jika kamu seperti kebanyakan orang lainnya, ogah menyisihkan uang sebanyak atau seteratur yang kamu  inginkan dan semestinya. Apalagi kamu enggak menyisihkan uang sama sekali, maka nanti kamu akan merasakan akibatnya.

Tak heran kebanyakan orang masih hidup dengan besar pasak daripada tiang membelanjakan uang lebih dari pendapatannya. Tingginya biaya BBM, keperluan rumah tangga dan harga bahan pokok membuat masyarakat makin sulit untuk menyisihkan uang.

Akan tetapi, kamu tidak boleh menyerah gitu aja. Apalagi menyangkut soal kesejahteraan keuangan harus dilakukan sejak dini, enggak bisa menunggu besok, maupun akhir tahun.

Percayalah sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Oleh karena itu, dengan sedikit berusaha, menyisihkan uang tetap mungkin saja dilakukan dan harus menjadi suatu kebiasaan. Biar keuanganmu ke depan tidak bikin kewalahan dan kelabakan.

Bawa uang pas saat bepergian

Pembelian tak terencana seringkali menjadi kebiasaan, hal ini bisa karena diskon atau tertarik hal lainnya. Coba deh untuk tidak membawa uang terlalu banyak saat kamu keluar rumah.

Hal ini akan membantu kamu untuk lebih mudah mengontrol pengeluaran yang tidak penting loh!

Karena seringkali nih kalau pegang uang tunai banyak malah akan membuat keuanganmu jadi bocor halus.

Jadi kamu harus disiplin dan patuh untuk menanamkan pikiran bahwa harus hemat dan mengeluarkan pengeluaran bulanan secara lebih bijak.

Investasi, salah satunya dengan deposito

Kalau yang ini cocok buat kamu yang selalu punya seribu alasan untuk selalu boros. Kamu bisa coba menginvestasikan uangmu deposito.

Mengingat deposito memiliki jangka waktu untuk pengambilannya, jadi uang kamu tidak akan bisa diambil dalam waktu tertentu yang sudah ditentukan. Bonusnya, kamu akan dapat keuntungan berupa bunga deposito.

Ingat ya, kuncinya adalah disiplin dan konsisten!.[]