News

Yonmek 643 Amankan Granat Mortir 81 di Perbatasan RI-Malaysia


Yonmek 643 Amankan Granat Mortir 81 di Perbatasan RI-Malaysia
Satgas Pamtas Yonmek 643/WS menemukan 1 granat mortir kaliber 81 mm bekas konfrontasi Indonesia dengan Malaysia di patok perbatasan negara (Dok. Dispenad)

AKURAT.CO, Satu butir granat mortir kaliber 81 mm bekas konfrontasi Indonesia dengan Malaysia diamankan Satgas Pamtas Yonmek 643/Wanara Sakti (WS) di patok perbatasan negara.

Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonmek 643/WS, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, mengungkapkan penemuan tersebut berawal saat anggota Satgas Pos Gabma Sajingan melaksanakan peninjauan medan bersama Pramuka untuk kegiatan napak tilas patok perbatasan di Desa Aruk, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada Kamis (24/10/2019).

"Granat tersebut diduga merupakan granat yang tidak meledak saat terjadi konfrontasi Indonesia dengan Malaysia," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima AKURAT.CO, Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Agung mengatakan, pihaknya telah dua kali menemukan benda berbahaya tersebut. "Sebelumnnya diamankan juga granat meriam kaliber 140 mm di Kecamatan Entikong, pada Juni 2019 lalu," katanya.

Sementara Kapendam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, menjelaskan bahwa kronologis diamankannya granat itu berawal saat anggota Pos Gabma Sajingan dipimpin Serda Liansyah bersama anggota Pramuka melakukan peninjauan medan sebagai lokasi untuk kegiatan napak tilas patok perbatasan.

"Saat di perjalanan menuju lokasi di sekitar patok batas negara D.188 ditemukan granat dalam kondisi sudah berkarat karena lama tertimbun tanah, selanjutnya granat tersebut dibawa ke Pos Gabma Sajingan untuk dilakukan identifikasi," ujarnya.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, benda tersebut merupakan granat mortir dengan kaliber 81 mm dan panjang 35 cm," ungkap Fahmi menambahkan.[]