Ekonomi

YLKI Serukan Vaksin Berbayar Tak Etis Ditengah Ganasnya COVID-19!

vaksin berbayar tidak etis, di tengah lonjakan kasus COVID-19 yang sedang mengganas


YLKI Serukan Vaksin Berbayar Tak Etis Ditengah Ganasnya COVID-19!
Warga mengikuti vaksinasi COVID-19, kini juga pemerintah membuka vaksin berbayar bagi individu. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia alias YLKI, Tulus Abadi mengkritisi pengadaan vaksinasi berbayar yang dijual di apotek-apotek tertentu.

Menurutnya vaksin berbayar tidak etis, di tengah lonjakan kasus COVID-19 yang sedang mengganas. Oleh karena itu, YLKI menolak vaksin berbayar.

"Kebijakan ini bisa jadi hanya akan makin membuat masyarakat malas untuk melakukan vaksinasi. Yang digratiskan saja masih banyak yang malas (tidak mau), apalagi vaksin berbayar," katanya lewat keterangan tertulisnya, Senin (12/7/2021).

Menurutnya dari sisi komunikasi publik membingungkan masyarakat, karena mengapa ada vaksin berbayar, dan ada vaksin gratis.

Vaksin berbayar juga bisa menimbulkan distrust pada masyarakat, bahwa yang berbayar dianggap kualitasnya lebih baik, dan yang gratis lebih buruk kualitasnya.

"Di banyak negara, justru masyarakat yang mau divaksinasi COVID-19 diberikan hadiah oleh pemerintahnya. Ini dengan maksud agar makin banyak warga negaranya yang mau divaksin. Bukan malah disuruh membayar," tuturnya. 

Dengan demikian, YLKI mendesak agar VGR berbayar untuk kategori individu dibatalkan. Kembalikan pada kebijakan semula, yang membayar adalah pihak perusahaan bukan individual. 

Sebagaimana diketahui, dalam keputusan yang telah diteken oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin  pada 11 Mei 2021 dijelaskan bahwa harga vaksin gotong royong buatan Sinopharm adalah Rp321.660 per dosis, di mana tarif pelayanan vaksinasi belum termasuk di dalam harga tersebut. 

Dijelaskan, bahwa tarif pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis. Dengan demikian, jika dijumlahkan total harga sekali penyuntikan Rp439.570. Maka setiap masyarakat yang ingin melakukan vaksin individu harus mengeluarkan biaya sebesar Rp879.140 untuk menyelesaikan tahapan vaksinasinya.