Ekonomi

YLKI Gelontorkan Petisi Online Desak Usut Dugaan Kartel Minyak Goreng, Ini Isinya!

YLKI Gelontorkan Petisi Online Desak Usut Dugaan Kartel Minyak Goreng, Ini Isinya!
YLKI bikin petisi online usut dugaan kartel minyak goreng (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO  Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) membuat petisi online lewat Change.org untuk mengusut isu kartel di minyak goreng.

Ketua YLKI Tulus Abadi mengatakan ada empat alasan petisi ini dibuat, pertama  kelangkaan dan melambungnya minyak goreng bukan persoalaan hilir, melainkan hulu.

" Kami khawatir itu (hilir) tidak akan menyelesaikan persoalan dan terbukti sampai detik ini apa yang digagas pemerintah tidak berhasil," katanya saat konferensi pers virtual, Jumat (11/2/2022).

baca juga:

Kedua, YLKI mendorong percepatan penyelidikan dugaan kartel minyak goreng serta persaingan tidak sehat  oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

" KPPU belum ada trigger yang kuat, spirit yang kuat untuk mengatasi persaingan tidak sehat minyak goreng," ujarnya.

Ketiga, YLKI menegeaskan bahwa kebijakan di sisi hilir yang dilakukan pemerintah tidak tepat, dikarenakan hingga detik ini masyarakat masih kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

Kemudian keempat, YLKI  mendorong keterlitaban konsumen terkait harga minyak goreng lewat petisi online.

Petisi tersebut telah dibuat YLKI sejak 3 Febuari 2022 dengan target petisis ditandatangani 2.500 masyarakat.

Tulus menyebutkan hingga sejauh ini petisi tersebut telah ditandatangani oleh 1.969 pendukung, sehingga masih kurang 531 pendukung lagi. Petisi ini juga sudah dilihat oleh 3.649 pengunjung.

" Setelah mencapai 2.500 data hasil petisi akan dikirimkan ke Ketua KPPU RI untuk adanya pembongkaran dugaan isu kartel minyak goreng dan CPO sebagai bahan baku minyak goreng di Indonesia," tuturnya.