Tech

Wujudkan Transformasi Digital, Kominfo Dorong Kolaborasi Bersama Masyarakat Ikut Literasi Digital

Berdasarkan survei status literasi digital yang dilakukan Kementerian Kominfo pada 2020 tercatat raihan Indonesia bernilai 3,47 dari indeks 1-4


Wujudkan Transformasi Digital, Kominfo Dorong Kolaborasi Bersama Masyarakat Ikut Literasi Digital
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, di acara diskusi publik 'Melindungi Privasi Data di Indonesia' yang diselenggarakan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (3/7/2019) (AKURAT.CO/Maidian Reviani)

AKURAT.CO  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong percepatan kolaborasi bersama masyarakat untuk mengikuti agenda literasi digital dengan keikutsertaan masyarakat yang aktif, sehingga masyarakat bisa memiliki kecakapan digital yang mendukung program utama pemerintah melakukan transfromasi digital.

"Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama kehadiran pandemi dan pesatnya kemampuan teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegas bahwa kita sedang menghadapi era disrupsi teknologi. Untuk menghadapi semua hal transformasi tersebut, kita semua harus mempercepat kerja sama kita dalam mewujudkan agenda transformasi digital Indonesia," ujar Direktur Jendral Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangarepan.

Berdasarkan survei status literasi digital yang dilakukan Kementerian Kominfo pada 2020 tercatat raihan Indonesia bernilai 3,47 dari indeks 1-4 mengacu pada kerangka digital sebuah negara milik UNESCO.

Nilai tersebut menandakan Indonesia dalam kategori memiliki literasi digital yang sedang dan belum mencapai status literasi digital yang baik.

Maka dari itu Pemerintah menggenjot berbagai macam kegiatan baik dari seminar maupun workshop bersama banyak lembaga masyarakat atau komunitas lainnya agar masyarakat bisa mendapatkan literasi digital yang maksimal sehingga status literasi digital yang baik bisa terwujud.

Namun tanpa partisipasi masyarakat yang aktif tentunya upaya-upaya menghadirkan literasi digital yang baik tidak dapat terwujud.

Semuel optimis bahwa Indonesia dengan baik mencapai literasi digital yang optimal terutama dipercepat dengan kondisi pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat memanfaatkan gawainya untuk beraktivitas sehari-hari.

"Keadaan normal baru baik sekarang maupun pascapandemi akan mempercepat proses digitalisasi di berbagai lini di kehidupan kita, maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini. Mari kita membawa perubahan positif untuk Indonesia yang lebih baik, kita ciptakan inovasi-inovasi berkualitas dengan mengembangkan talenta dan memaksimalkan potensi digital masyarakat Indonesia," ujar Semuel.

Sumber: ANTARA