Ekonomi

Work from Bali, OJK Dorong Potensi Lokal Jadi Pilar Baru Perekonomian Pulau Dewata

Indonesia kaya akan sumber daya alam yang dapat dimaksimalkan untuk peluang ekonomi baru


Work from Bali, OJK Dorong Potensi Lokal Jadi Pilar Baru Perekonomian Pulau Dewata
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menjalani pekerjaan seperti biasanya, namun dilakukan dari Bali. (DOK/Humas OJK)

AKURAT.CO, Selain komitmen untuk menggerakkan pariwisata melalui program Work from Bali, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mendorong potensi lokal lain di pulau dewata itu selain pariwisata untuk menjadi pilar baru perekonomian Bali.

“Sejalan dengan upaya pemerintah untuk menggerakkan pariwisata, salah satunya melalui program Work from Bali, selama beberapa hari ini saya mencoba untuk melakukan pekerjaan seperti biasanya namun dilakukan dari Bali,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam akun instagramnya @wimboh.ojk, Jumat (28/5/2021).

Selama kunjungan ini,  Wimboh bertemu dan berdiskusi dengan perwakilan Bank Himbara dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) di Bali untuk merumuskan langkah-langkah yang perlu dilakukan agar ekonomi Bali cepat bangkit kembali.

Work from Bali, OJK Dorong Potensi Lokal Jadi Pilar Baru Perekonomian Pulau Dewata - Foto 1
Ketua DK OJK berdiskusi dengan perwakilan Bank Himbara dan LPEI di Bali. (DOK/Humas OJK) 

Seiring dengan telah dimulainya program vaksinasi sebagai game changer dan berbagai stimulus yang telah dikeluarkan OJK bersama Pemerintah, penyaluran kredit di Bali menunjukkan hasil positif secara year on year (yoy) mencapai 0,54% atau tumbuh menjadi Rp93,6 Triliun, di tengah kredit secara nasional yang masih terkontraksi.

Penyaluran kredit pariwisata baru di Bali dari Bank Himbara dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) pada periode Maret 2020 sampai April 2021 mencapai sebesar Rp511,61 Miliar dari total pengajuan kredit sebesar Rp890,47 Miliar.

Untuk menunjang ekonomi Bali yang selama ini tergantung pada sektor pariwisata, menurut Wimboh, OJK mendorong potensi lokal lain di samping pariwisata untuk menjadi pilar baru perekonomian Bali, seperti budidaya lobster, agrobisnis, dan hasil kerajinan.

“Indonesia kaya akan sumber daya alam yang dapat dimaksimalkan untuk peluang ekonomi baru,” ujarnya.

Work from Bali, OJK Dorong Potensi Lokal Jadi Pilar Baru Perekonomian Pulau Dewata - Foto 2
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso melakukan foto bersama dengan perwakilan Himbara dan LPEI dalam Program Work form Bali. (DOK/Humas OJK)

Melalui kebijakan stimulus restrukturisasi OJK, lanjut Wimboh, industri perbankan telah memberikan restrukturisasi terhadap 81% kredit perbankan terdampak Covid-19 dengan jumlah outstanding kredit mencapai Rp27,99 triliun di Bali.

Peran LPEI dalam memberikan program penjaminan kredit diharapkan dapat lebih memberikan ruang tersalurkannya kredit/pembiayaan untuk industri pariwisata Bali.

“Ke depan, OJK akan terus mengimbau sektor jasa keuangan di Bali, LPEI serta industri jasa keuangan lainnya untuk terlibat dan mengambil peran lebih besar dalam upaya pemulihan ekonomi Bali,” ucap Wimboh.

Melanjutkan pertemuan dengan perbankan dan LPEI, Wimboh juga bertemu dengan Ketua Umum Kadin Bali untuk membahas kebijakan yang dibutuhkan atau langkah-langkah yang  dapat dilakukan bersama agar pelaku UMKM, industri Hotel, Restoran dan Kafe (HOREKA), dan pelaku usaha lainnya di Bali cepat bangkit. 

Work from Bali, OJK Dorong Potensi Lokal Jadi Pilar Baru Perekonomian Pulau Dewata - Foto 3
Ketua DK OJK juga bertemu dengan Ketua Umum Kadin Bali serta Bali Tourism Board. (DOK/Humas OJK)

OJK juga telah melakukan pertemuan bersama Bali Tourism Board untuk membahas akses pembiayaan bank ke sektor pariwisata serta sektor unggulan Bali lainnya.

OJK berkerjasama dengan para pelaku industri keuangan di Bali akan terus berupaya memfasilitasi dan menyediakan berbagai alternatif solusi agar industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali bisa bertahan dan segera mampu bangkit kembali.

"Segala upaya ini tentunya harus dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat oleh masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya agar penyebaran Covid-19 tetap dapat terkendali," imbuhnya. []

Denny Iswanto

https://akurat.co