News

WLP Law Firm Partisipasi di Tarumanegara Law Fair IV

Tarumanegara Law Fair IV digelar dengan tajuk “Optimalisasi Prinsip Strict Liability dalam Alternatif Penyelesaian Sengketa Melalui Mediasi”.


WLP Law Firm Partisipasi di Tarumanegara Law Fair IV
Tarumanegara Law Fair IV (Dok. pribadi)

AKURAT.CO, Laywer & Founder WLP Law Firm Wardaniman Larosa ikut serta dalam acara Tarumanegara Law Fair IV yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara Jakarta, Jumat (20/5/2022).

Tarumanegara Law Fair IV digelar dengan tajuk “Optimalisasi Prinsip Strict Liability dalam Alternatif Penyelesaian Sengketa Melalui Mediasi”. Acara itu bertujuan memberikan ruang pengembangan pemikiran serta aktualisasi diri masyarakat.

Acara tersebut juga menyelenggarakan Webinar Nasional Tarumanegara Law Fair IV yang bertema “Mengenal Konsep Pertanggungjawaban Mutlak (Strict Liability) dalam Sistem Peradilan Indonesia”. Webinar ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda dan masyarakat luas terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 serta Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

baca juga:

Tarumanegara Law Fair IV dilaksanakan secara online dan offline. Narasumber dalam webinar diantaranya praktisi hukum yang juga Laywer & Founder WLP Law Firm Wardaniman Larosa, Edi Wibowo selaku Hakim dan Sekertaris Pokja Mediasi Mahkamah Agung Republik Indonesia, dan moderator Imelda Martinelli selaku dosen tetap Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara.

Peserta webinar terdiri ialah mahasiwa/i Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Swasta maupun Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia, bahkan dihadiri beberapa kalangan praktisi dan akademisi hukum lainnya dari berbagai daerah karena diselenggarakan  terbuka untuk umum.

“Dalam penerapan Prinsip Strict Liability dengan sistem hukum Indonesia yang ada, baik dalam ranah hukum perdatadan pidana penting agar Aparat Penegak  Hukum mengedepankan penyelesaian sengketa ADR yaitu mediasi guna tercapainya win-win solution terhadap kepentingan para pihak yang bersengketa,” tutur Wardaniman dalam pemaparannya.

Webinar diakhiri dengan pemberian plakat dan e-sertifikat kepada narasumber dan moderator dan ditutup dengan sesi foto bersama.[]