Ekonomi

Wisata Pecinan Kembang Jepun Bangkit, Hidupkan Budaya Arek dan Perekonomian Daerah

Wisata Pecinan Kembang Jepun Bangkit, Hidupkan Budaya Arek dan Perekonomian Daerah
Program CSR Nippon Paint (Dok. Nippon Paint)

AKURAT.CO Wilayah Kembang Jepun merupakan salah satu kawasan pusat bisnis di Indonesia yang menyimpan sejarah perdagangan sejak masa penjajahan Jepang.

Kembang Jepun sejak lama dikenal sebagai salah satu pusat kawasan bisnis perdagangan grosir dengan sebutan CBD (Central Business District) I Kota Surabaya yang kental akan budaya Jawa, Madura dan Tionghoa. Seiring berjalannya waktu, pada 10 September 2022, Wisata Pecinan Kembang Jepun diresmikan kembali sebagai “Kya-Kya Reborn”.

Melihat hal tersebut, Walikota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa bangkitnya Wisata Pecinan Kembang Jepun  merupakan representasi kembalinya budaya “Arek” yang lekat dengan nilai-nilai toleransi dan gotong royong yang kuat. Hadirnya Wisata Pecinan Kembang Jepun mampu membuat seluruh elemen masyarakat kampung terlibat, bergotong royong, dan larut dalam kebersamaan.

baca juga:

"Meski sebelumnya sempat alami pasang surut akibat perpindahan pusat perdagangan, kini Pemerintah Kota Surabaya bekerjasama dengan beberapa pemangku kepentingan untuk terus membenahi kawasan Wisata Pecinan Kembang Jepun agar kedepannya dapat menjadi tujuan bagi wisatawan yang menyambangi kota Pahlawan ini," ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/9/2022).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wirya Atmaja selaku Asst. General Manager Nippon Paint Indonesia mengatakan bahwa Nippon Paint melalui program CSR Warnai Kehidupan #ColouringLives menyambut dengan positif pengembangan kawasan wisata yang dilakukan oleh pemerintah setempat di area ini, dengan harapan Wisata Pecinan Kembang Jepun dapat terus menjadi salah satu destinasi wisata iconic di Surabaya.

"Bangkitnya Wisata Pecinan Kembang Jepun ternyata juga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya 60 UMKM yang 30 diantaranya adalah warga sekitar area Wisata Pecinan Kembang Jepun," ucapnya.

Bahkan dalam satu hari, lanjutnya, Wisata Pecinan Kembang Jepun dikunjungi oleh 500 – 1000 wisatawan yang pada akhirnya membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar, seperti membuka gerai makanan, becak kayuh, kru parkir, kru ojek, tenaga kasar, hingga seniman musik pada saat jam buka Wisata Pecinan Kembang Jepun yaitu pada Jumat dan Sabtu pukul 18.00 – 22.00 WIB.

"Oleh karena itu, komitmen Nippon Paint untuk tetap melestarikan budaya Indonesia dalam program CSR Warnai Kehidupan #ColouringLives selaras dengan 5 dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, meliputi; Kehidupan Sehat & Sejahtera, Pendidikan Berkualitas, Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi, Mengurangi Kesenjangan, hingga Penataan Kota & Permukiman Ramah Lingkungan," tutupnya.