Olahraga

Wilder: Saya Dihakimi Hanya Berdasarkan Apa yang Terlihat di Ring

Wilder: Saya Dihakimi Hanya Berdasarkan Apa yang Terlihat di Ring
Mantan petinju juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder. (BOXING SCENE)

AKURAT.CO, Dua pekan menjelang pertarungannya menghadapi Robert Helenius, mantan juara dunia tinju kelas berat WBC, Deontay Wilder, berambisi untuk mematahkan anggapan publik terhadapnya. Wilder menegaskan bahwa ia dalam kondisi damai dan tidak “kacau” sebagaimana anggapan sebagian orang.

“Orang-orang tidak mengenal saya. Mereka melihat saya di ring dan mereka menghakimi saya berdasarkan itu. Saya selalu dalam keadaan damai, saya selalu gembira,” kata Wilder sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

“Karena jika Anda tidak memiliki kebahagiaan atau kedamaian, Anda tidak punya apa-apa.”

baca juga:

Ucapan yang terdengar bijaksana tersebut agaknya bersumber dari kenyataan dua kekalahan Wilder di dua laga terakhir menghadapi juara dunia WBC saat ini, Tyson Fury. Dengan perilaku dan ucapannya yang agresif di luar ring, publik melihat Wilder dalam keadaan yang tidak solid di dua kekalahan itu.

Melawan Helenius di New York, 15 Oktober mendatang, sebenarnya juga bisa dilihat sebagai pembuktian bagi Bronze Bomber–julukan Wilder–untuk merespons dua kekalahan beruntun atas Fury. Terlebih dua laga tersebut adalah bagian dari salah satu trilogi terbesar dalam tiga tahun terakhir sampai laga terakhir pada 9 Oktober 2021.

“(Saya) datang tidak untuk melakukan apa-apa kecuali pertarungan-pertarungan yang hebat,” ucap Wilder.

“Saya tidak akan mengatakan bahwa ini (laga versus Helenius) adalah awal yang baru. Saya hanya bilang saya sedang berada dalam cara berpikir yang berbeda. Saya tenggelam dalam kedamaian dan kebahagiaan saya. Saya ada di tempat yang hebat dalam hidup. Dalam semangat. Dan dalam hati, Man. Saya tidak bisa menjelaskannya.”

Pertarungan menghadapi Helenius akan menjadi laga ke-46 dalam karier profesional Wilder. Dari jumlah itu, 42 diakhiri dengan kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kekalahan di tangan lawan yang sama, Tyson Fury.

Adapun Helenius adalah petarung asal Finlandia berusia 38 tahun yang pernah memegang sabuk juara kelas berat pada periode 2011 dan 2016. Catatannya adalah 34 pertarungan dengan 31 kemenangan dan tiga kekalahan.

Helenius sendiri tampaknya sudah mendapat tempat di skena tinju Amerika Serikat ditandai dengan dua laga terakhirnya yang digelar di negara tersebut. Dua-duanya menghadapi lawan asal Polandia, Adam Kownacki, pada Maret 2022 dan 9 Oktober 2021.[]