Olahraga

Widyanta Putra Teja Ungkap Perbedaan Dilatih Pejic dan Toroman

Widyanta Putra Teja Ungkap Perbedaan Dilatih Pejic dan Toroman
Point guard West Bandits Combiphar Solo, Widyanta Putra Teja saat beraksi dalam semifinal IBL 2022 melawan Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Minggu (21/8) (IBL)

AKURAT.CO, Pebasket Widyanta Putra Teja mengungkapkan perbedaan pola latihan Milos Pejic dan Rajko Toroman di Tim Nasional Bolabasket Indonesia. Menurutnya, cara tim dalam menyerang menjadi salah satu perbedaan yang menonjol di antara kedua pelatih.

Widyanta merupakan satu dari 20 nama pemain yang dipanggil oleh Pelatih Milos Pejic untuk mengikuti pemusatan latihan atau training camp (TC) Timnas Basket di Jakarta. TC tersebut berlangsung sejak 12 September lalu.

Pemain West Bandits Combiphar Solo itu menjadi pemain paling senior di tim saat ini. Widyanta juga salah satu pebasket yang pernah bergabung di tim nasional sebelumnya, sejak dilatih oleh pelatih kepala Rajko Toroman.

baca juga:

Menurut Widyanta, pola latihan menyerang di bawah arahan Milos terasa berbeda dibandingkan dengan Toroman, meski kedua pelatih bisa dibilang memiliki kemiripan visi.

“Dari latihan pertama, kami ada transisi, secondary offense gitu-gitu. Kalau di Coach Toro (sapaan Toroman), sendiri waktu itu memang tidak ada, dia lebih ke set play,” ucap Widyanta ketika ditemui usai latihan di GBK Arena, Jakarta, Rabu (21/9).

“Mungkin Coach Milos juga melihat dari komposisi pemain sekarang yang muda-muda, mungkin dia lebih mau lari dan tembak, fast break cepat. Itu diterapkan mulai dari latihan minggu pertama sampai minggu kedua ini.”

Sementara untuk cara bertahan, kata Widyanta, belum terlihat perbedaannya. Sebab, Pelatih Milos sejauh ini masih memfokuskan pola latihan menyerang.

“Memang fokusnya di dua minggu ini ke offense, cara kami mengambil jarak, ya fundamental dasar lah, namanya juga pemain-pemain muda, kami butuh itu. Yang kami butuhkan sebenarnya detail kecil seperti itu,” tutur pebasket yang akrab disapa Widy ini.

Lebih jauh, Widy berbicara mengenai pemusatan latihan Timnas Basket saat ini, yang mayoritas diisi oleh para pemain muda. Pemain berusia 25 tahun itu mengakui bahwa dirinya masih butuh adaptasi untuk menyatu dengan yang lainnya.

“Ini kesempatan buat yang muda-muda, sudah waktunya untuk Timnas Indonesia regenerasi. Belakangan kan memang senior lebih banyak, nah sekarang kesempatan kepada pemain-pemain muda untuk bisa unjuk gigi,” katanya.

“Soal adaptasi sama pemain-pemain muda, saya juga baru pertama kali main sama mereka. Adaptasi chemistry lah sama mereka. Banyak yang harus dikejar untuk catching up sama senior-senior.”

Pemusatan latihan Timnas Basket di Jakarta ini rencananya akan berlangsung hingga 29 September. Nantinya, skuat Indonesia Patriots itu akan dipangkas menjadi 15 pemain untuk kemudian melanjutkan latihan di Amerika Serikat (AS) pada Oktober mendatang.[]