News

WHO: Ledakan Covid-19 di Korea Utara Berisiko Menciptakan Varian Baru yang Lebih Ganas

WHO juga mengkhawatirkan terjadi krisis besar di Korea Utara karena kurangnya vaksin dan infrastruktur medis.


WHO: Ledakan Covid-19 di Korea Utara Berisiko Menciptakan Varian Baru yang Lebih Ganas
Seorang petugas mendisinfeksi ruang makan di pabrik perlengkapan sanitasi di Pyongyang pada Senin (16/5), di tengah meningkatnya kekhawatiran atas penyebaran Covid-19 di Korea Utara. (Kyodo News)

AKURAT.CO Korea Utara tengah bergulat dengan wabah Covid-19 yang untuk pertama kali diakuinya. Ini memicu kekhawatiran akan krisis besar karena kurangnya vaksin dan infrastruktur medis. Selain itu, tingkat penularan virus corona yang tinggi di antara masyarakat yang belum divaksinasi dapat menciptakan risiko varian baru yang lebih ganas, menurut Direktur Kedaruratan WHO Mike Ryan.

"Tentu saja mengkhawatirkan jika ada negara yang tak memanfaatkan alat yang sekarang tersedia. WHO telah berulang kali mengatakan bahwa selalu ada risiko varian baru yang lebih ganas muncul di tempat penularan yang tak terkendali," tutur Ryan pada Selasa (17/5), dilansir dari Reuters.

Dalam jumpa pers yang sama, Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengaku sangat prihatin tentang penyebaran virus di kalangan populasi yang tak divaksinasi dengan penyakit penyerta.

baca juga:

Baca Juga: Suspek Covid-19 Korea Utara Capai 1,72 Juta Pasien, Kim Jong-un Kecam Pemerintahannya Lamban!

Menurut badan kesehatan PBB sebelumnya, Pyongyang belum melaporkan wabah secara resmi. Sebagai negara anggota WHO, ini jelas-jelas melanggar kewajiban hukum berdasarkan Peraturan Kesehatan Internasional WHO.

Ditanya bagaimana respons WHO terhadap Korea Utara, Ryan menjawab organisasi tersebut siap membantu, tetapi tak punya kekuatan untuk campur tangan di negara yang berdaulat.[]