Lifestyle

WHO: Cacar Monyet Saat Ini Bukan Darurat Kesehatan Global

Cacar monyet ini tidak boleh diabaikan!


WHO: Cacar Monyet Saat Ini Bukan Darurat Kesehatan Global
Fakta Monkeypox alias cacar monyet (Shutterstock)

AKURAT.CO, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa monkeypox alias cacar monyet belum menjadi masalah kesehatan global yang darurat.

Keputusan ini ditetapkan oleh PBB setelah mendapat saran dari pertemuan para ahli internasional.

Label "darurat global" saat ini hanya berlaku untuk pandemi virus corona dan upaya berkelanjutan untuk memberantas polio. 

baca juga:

Meskipun begitu, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan keprihatinannya atas wabah tersebut. 

"Saya sangat prihatin dengan wabah cacar monyet, ini jelas merupakan ancaman kesehatan yang berkembang yang diikuti oleh rekan-rekan saya dan saya di Sekretariat WHO," kata Tedros dikutip AKURAT.CO dari Globalnews, Senin (27/6/2022). 

Meskipun tidak darurat, Tedros mengingatkan bahwa cacar monyet ini tidak boleh diabaikan karena menyebar dengan cepat di negara-negara di mana virus itu biasanya tidak ditemukan.

Oleh karena itu, pemerintah di seluruh dunia diimbau untuk meningkatkan pengawasan, pelacakan kontak, pengujian dan untuk memastikan bahwa orang yang berisiko tinggi memiliki akses ke vaksin dan perawatan antivirus.

 “Apa yang membuat wabah saat ini terutama mengkhawatirkan adalah penyebaran yang cepat dan terus berlanjut ke negara dan wilayah baru dan risiko penularan lebih lanjut dan berkelanjutan ke populasi yang rentan termasuk orang-orang yang mengalami gangguan kekebalan, wanita hamil dan anak-anak,” kata Tedros.

Cacar monyet, penyakit virus yang langka, terjadi terutama di daerah hutan hujan tropis di Afrika Tengah dan Barat, meskipun kadang-kadang tersebar ke daerah lain.

Sejak Mei, lebih dari 3.000 kasus cacar monyet telah muncul di lebih dari 48 negara, banyak di antaranya belum pernah melaporkan penyakit tersebut sebelumnya. Jumlah tertinggi saat ini di Eropa, dan sebagian besar kasus adalah di antara pria yang berhubungan seks dengan pria.

Cacar monyet sering dimulai dengan gejala yang mirip dengan flu, seperti demam, sakit kepala, nyeri tubuh, kedinginan, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Ruam yang terlihat seperti jerawat atau lepuh kemudian muncul di tubuh. 

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) beberapa pasien cacar monyet telah mengembangkan ruam hanya pada alat kelamin atau anus sebelum menunjukkan gejala seperti flu. Hal ini menunjukkan kemungkinan penyebaran  melalui kontak seksual dalam kasus tersebut.

Dalam kasus lainnya, pasien mengalami ruam tanpa gejala mirip flu sama sekali.[]