Tech

WhatsApp Mendadak Bikin Stories, Warganet: Mark Zuckerberg Nyimpen Kontak Gua Ternyata

WhatsApp tiba-tiba membagikan informasi pada fitur Stories di layanannya


WhatsApp Mendadak Bikin Stories, Warganet: Mark Zuckerberg Nyimpen Kontak Gua Ternyata
Tampilan Mode Gelap Whatsapp Android (AKURAT.CO/Tria Sutrisna)

AKURAT.CO, WhatsApp mendadak memanfaatkan fitur Stories di platformnya sendiri. Isi Stories tersebut yakni pemberitahuan bahwa kebijakan privasi barunya tidak melanggar data pribadi pengguna.

Sebelumnya, WhatsApp memang berencana melakukan pembaruan kebijakan privasi platformnya yang berlaku pada 8 Februari 2021 mendatang.

Peraturan baru tersebut membuat WhatsApp akan mulai berbagi data dengan Facebook. Pengguna akan diminta untuk menerima persyaratan yang diperbarui jika ingin terus menggunakan WhatsApp. Pengguna akan diminta untuk menerima persyaratan yang diperbarui jika ingin terus menggunakan WhatsApp.

WhatsApp yang tiba-tiba membagikan informasi pada fitur Stories di layanannya dipercaya sebagai upaya mereka untuk menjernihkan rencana kebijakan privasi mereka yang baru. Tampaknya, pengumuman informasi melalui Stories dilakukan WhatsApp secara merata di seluruh dunia.

Di media sosial Twitter, berdasarkan pantauan Akurat.co hari ini, Jumat (29/1), tagar WhatsApp menduduki jajaran trending topik. Hingga berita ini dimuat, tercatat ada lebih dari 22 ribu cuitan yang membahas tentang WhatsApp, terutama langkah pengumuman informasi mereka di Stories.

Sejumlah warganet memberikan reaksi meraka terhadap hal tersebut. Ada yang kebingungan, ada juga yang menyindir aplikasi milik Facebook itu, hingga ada yang membuatnya sebagai candaan.

WhatsApp Mendadak Bikin Stories, Warganet: Mark Zuckerberg Nyimpen Kontak Gua Ternyata - Foto 1
Respons warganet Twitter terhadap WhatsApp yang membuat pengumuman di fitur Stories-nya sendiri. Tangkap layar

Sejak WhatsApp mengumumkan rencananya untuk melakukan pembaruan kebijakan privasinya, banyak pengguna yang tidak menyetujui dengan alasan khawatir data pribadi mereka bocor ke publik. Alhasil, beberapa minggu terakhir terjadi eksodus besar-besaran di mana para pengguna mulai beralih ke platform perpesanan lain.