News

Wendy Tuck, Wanita Pertama Pemenang Lomba Berlayar Keliling Dunia


Wendy Tuck, Wanita Pertama Pemenang Lomba Berlayar Keliling Dunia
Wendy Tuck memenangkan lomba layar keliling dunia (ClipperRace)

AKURAT.CO, Wendy Tuck menjadi nahkoda perempuan pertama yang menang lomba layar kapal yacht keliling dunia. Ribuan pasang mata menyaksikan tim layarnya kembali ke Liverpool, hampir setahun setelah 12 yacht berangkat dari kota itu dalam lomba layar keliling dunia.

“Saya benci membenturkan tentang perempuan. Saya hanya melakukan apa yang saya lakukan tapi saya sangat bangga,” tutur Tuck, dikutip BBC, Senin (30/7).

Tuck menjelaskan dia mengalami sedikit guncangan, tidak yakin, kegembiraan, kesedihan. “Saya mungkin merasakan itu sekarang,” kata dia.

Nahkoda asal Inggris, Nikki Henderson, 25, berada di urutan kedua bersama timnya dalam lomba layar sejauh 40.000 mil tersebut. Lomba ini sangat menantang karena nahkoda profesional memimpin tim yang masih amatir.

“Kami tidak menang tapi saya sangat bangga bagaimana tim saya terus berjuang hingga akhir,” papar dia.

Pemadam kebakaran dari Nottinghamshire Rebecca Sims yang berlayar dalam tim Henderson selama putaran pertama lomba mengatakan, “Untuk memiliki perempuan dalam tim, benar-benar sangat fantastis bagi perempuan dalam olahraga. Perempuan telah mendominasi, mereka fantastis dan saya sangat puas.”

Lomba ini pertama digelar pada 1996, melibatkan 712 pelaut yang harus melalui kondisi sulit ke berbagai tujuan termasuk Uruguay, Afrika Selatan, China dan Irlandia Utara. Hampir setengah kru dari 41 negara belum pernah memiliki pengalaman berlayar sebelum mengikuti lomba ini.

Wendy Tuck, Wanita Pertama Pemenang Lomba Berlayar Keliling Dunia - Foto 1
Wendi Tuck . ClipperRace

Co-founder lomba Sir Robin Knox-Johnston merupakan orang pertama yang berlayar solo nonstop keliling dunia. “Jika Anda menyadari bahwa lebih banyak orang mendaki Gunung Everest dibandingkan berlayar keliling dunia, Anda baru menyadari apa yang telah dilakukan orang-orang dalam lomba ini,” ujar dia.

“Tidak pernah ada sebelumnya lomba layar keliling dunia yang para nahkodanya adalah perempuan. Untuk memiliki pria dan wanita bersaing bersama dalam olahraga di lapangan sangat spesial,” papar dia.[]