image
Login / Sign Up

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Hervin Saputra

Milos Sakovic

Image

Pelatih Tim Nasional Polo Air Putra Indonesia, Milos Sakovic, berusaha mencapai target emas di SEA Games Filipina 2019. | AKURAT.CO/Hervin Saputra

AKURAT.CO, Bekerja untuk Tim Nasional Polo Air Putra Indonesia sejak SEA Games Kuala Lumpur 2017, pelatih asal Serbia, Milos Sakovic, bersiap untuk membuktikan target emas di SEA Games tahun ini di Filipina.

Dari dua laga yang sudah dilalui di Pusat Akuatik New Clark City di Clark, Filipina, Indonesia bermain imbang 6-6- kontra tuan rumah dan mengalahkan Thailand 17-12 di laga kedua pada Rabu (27/11).

Kamis (28/11) sore ini, Milos akan mendampingi timnya menghadapi raksasa akuatik Asia Tenggara, Singapura, sekaligus tim yang membuat mereka mendapatkan perak di Kuala Lumpur dua tahun lalu.

baca juga:

Akurat.co berpeluang mewawancarai Milos setelah kemenangan versus Thailand. Dalam kesempatan itu, ia berbicara tentang kurangnya jam terbang tim, konsentrasi PB PRSI untuk polo air, pengalaman tinggal di Indonesia, dan kemungkinan tidak lagi melatih Indonesia tahun depan. Berikut petikannya:

Tim Anda tampak percaya diri saat mengalahkan Thailand. Apa perbedaan permainan tim Anda dibanding saat bermain imbang menghadapi Filipina pada laga pertama?

Perbedaannya adalah pendekatan yang dilakukan pemain saya, di pertandingan ini mereka melakukan pendekatan lebih serius, dan mereka menghormati lawan lebih dari kemarin (melawan Filipina). kemarin kami punya masalah karena kami terlalu percaya diri dan kami tidak cukup menghormati pemain Filipina, jadi kami punya masalah dalam serangan untuk mencetak gol, tapi malam ini mereka melakukan pendekatan lebih serius dan mencetak banyak gol.

Tim Polo Air Putra Indonesia Libas Thailand 17-12. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo.

Apakah Anda menganggap penampilan tim Anda hari ini merupakan cara untuk memburu target emas Anda?

Tidak. Belum cukup. Jika kami bermain seperti hari ini besok (melawan Singapura) tidak cukup untuk menang. Kami harus bermain lebih agresif, saya masih punya empat pemain, kami belum 100 persen. Jadi, saya akan “membangunkan” mereka untuk pertandingan besok. Kami akan berlatih, harus berlatih, kalau kami bermain di level ini, kami tidak bisa menang.

Apakah dengan memiliki pemain yang pernah bermain di Eropa seperti Ridjkie (Mulia) memberikan efek terhadap tim Anda?

Ya, tentu saja mereka mendapatkan petualangan, tapi pada akhirnya, dia (Ridjkie) dan Reza (Aditya) bermain di Eropa kami melewatkan peluang untuk seluruh pemain bermain di Eropa, jadi kami sekarang hanya punya dua pemain (yang bermain di Eropa), tapi ini adalah olahraga tim. Kami butuh seluruh pemain tampil bagus, jadi kami bisa menang, tidak hanya satu atau dua pemain.

Dua tahun lalu di Kuala Lumpur, Malaysia, Anda menargetkan emas di SEA Games berikut (Filipina), bagaimana target itu sejauh ini?

Kami selalu berusaha, kami melakukan uji coba enam bulan sebelum turnamen, di dua tahun ini, kami selalu berlatih enam bulan sebelum turnamen, itu cukup dalam situasi organisasi (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) tidak punya liga dan (jika dibandingkan) situasi pemain tim lain bermain tiga atau empat kali sepekan, itu tidak cukup.

Tim Polo Air Putra Indonesia Libas Thailand 17-12. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo.

Tapi kami akan memberikan yang terbaik, berharap federasi, PB PRSI, memberikan yang terbaik, saya tidak tahu apa masalah yang mereka hadapi, tapi kenyataannya bahwa polo air, jika kita ingin polo air yang lebih baik, kita butuh dukungan yang lebih terorganisir dalam hal kita butuh liga, kita butuh lebih banyak turnamen untuk tim ini, sebagai contoh tim kami tahun ini bermain 20 pertandingan, tim Singapura bermain lebih dari 50 pertandingan. Jadi mereka memiliki pengalaman bertanding lebih banyak dari kami, mereka berlatih sepanjang tahun, dan kami tidak berlatih pada bulan Maret, April, dan Juni. Jadi, apakah ini cukup? Saya tidak tahu, kami akan memberikan yang terbaik.

Tim Anda akan melawan juara bertahan Singapura (28/11), apakah Anda mempertimbangkan laga ini sebagai final?

Ya, saya ingin menang dalam laga ini, mungkin akan menjadi (emas polo air) pertama (Indonesia). Tapi kita tidak pernah tahu, mungkin Filipina bisa mengalahkan Singapura, siapa tahu. Karena kita bermain dalam sistem round robin, kita tidak tahu. Tapi kami ingin menang lawan Singapura, lawan Malaysia, dan mudah-mudahan itu cukup untuk emas.

Anda sudah lebih dua tahun melatih di Indonesia, bagaimana kehidupan Anda selama di Indonesia?

Yang bisa saya katakan adalah orang Indonesia luar biasa, baik dan ramah, peduli, saya menikmati tinggal di Indonesia, tapi sejauh yang saya tahu, untuk tahun depan, saya tidak akan tinggal di Indonesia karena federasi tidak punya rencana untuk melakukan persiapan polo air untuk waktu yang jangka panjang. Dan mungkin saya akan pindah ke negara lain.[]

 

Editor: Hervin Saputra

berita terkait

Image

Olahraga

SEA Games Filipina 2019

Amerika-Spanyol, SEA Games, dan Malamnya Manila

Image

Olahraga

SEA Games Filipina 2019

Haven: Kosmopolitanisme Rumit dan Sederhana ala Manila

Image

Olahraga

SEA Games Filipina 2019

Manila: Sesaknya Jalanan dan Sejarah Perlawanan

Image

Olahraga

SEA Games Filipina 2019

PRSI Beri Bonus 520 Juta untuk Peraih Emas SEA Games

Image

Olahraga

SEA Games Filipina 2019

Warung Indo, Penyelamat Lidah Nusantara di Jantung Manila

Image

Sea Games

SEA Games Manila 2019

SEA Games Filipina 2019 Resmi Ditutup

Image

Sea Games

SEA Games

Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

Image

Sea Games

Indonesia U-23 0-3 Vietnam U-23

Asisten Pelatih Vietnam Akui Mereka Berlatih Bola Mati dengan Serius

Image

Sea Games

Indonesia U-23 0-3 Vietnam U-23

Indra Sjafri: Cedera Evan Dimas Pengaruhi Permainan Tim

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Sea Games
eSports

Sumbang Dua Perak, Manajer Timnas eSports: Hasil Terbaik yang Bisa Dipersembahkan Seluruh Official

Dua medali perak tersebut dihasilkan oleh Mobile Legends dan Arena of Valor

Image
Sea Games
eSports

SEA Games 2019 Filipina Resmi Berakhir, eSports Sumbang Dua Medali Perak

Gagal meraih medali yang ditargetkan oleh IeSPA

Image
Sea Games
SEA Games Manila 2019

SEA Games Filipina 2019 Resmi Ditutup

Dari total 267 medali yang dikantongi, Indonesia berhasil membawa pulang sebanyak 72 medali emas.

Image
Sea Games
SEA Games

Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

Sejak SEA Games Kuala Lumpur 2001, prestasi tuan rumah yang menjadi juara umum merosot di SEA Games berikutnya.

Image
Sea Games
Indonesia U-23 0-3 Vietnam U-23

Asisten Pelatih Vietnam Akui Mereka Berlatih Bola Mati dengan Serius

“Kami melatih bola mati cukup sering dan itu bekerja baik. Dol datang dengan cepat dan smooth dan kami mampu menang,” ucap Lee Young-Jin.

Image
Sea Games
Indonesia U-23 0-3 Vietnam U-23

Indra Sjafri: Cedera Evan Dimas Pengaruhi Permainan Tim

Evan Dimas Darmono harus meninggalkan lapangan dengan kursi roda karena cedera.

Image
Sea Games

5 Potret Doan Van Hau saat Tersenyum, Pemain Vietnam yang Bikin Cedera Evan Dimas

Instagramnya diserbu fan Indonesia. Banyak cacian diarahkan kepadanya

Image
Sea Games
Indonesia U-23 0-3 Vietnam U-23

Timnas U-23 Ditundukkan Vietnam, Medali Emas Kembali Lepas dari Genggaman

Indonesia gagal mengulang sejarah pada 1991 silam, di mana kala itu Indonesia sukses merebut medali emas

Image
Sea Games
Bola Voli

Tundukkan Tuan Rumah, Timnas Voli Putra Sumbang Emas ke-72

Indonesia bahkan tidak pernah kehilangan satu set pun sejak babak penyisihan.

Image
Sea Games
Indonesia U-23 1-0 Vietnam U-23

Babak I: Doan Van Hau Bawa Vietnam U-23 Unggul Sementara Atas Timnas U-23

Gol Van Hau dicetak pada menit ke-39.

terpopuler

  1. Rumah Langganan Terendam Air, Deretan Artis Ungkapkan Kekecewaan Hadapi Banjir Jakarta

  2. Bantah Terima Rp7,5 M, Rano Karno: Seluruh Lalu Lintas Keuangan Diatur oleh Agus Uban

  3. Jakarta Dikepung Banjir, Tengku Zulkarnain: Baru di Era Anies, Gubernurnya Dibully Habis-habisan

  4. Chef Rendy Berikan Tips Bikin Nasi Goreng yang Lezat di Rumah

  5. Jokowi: Ini Sudah Menjalar ke Banyak Negara, Tiongkok, Korsel,  Jepang, Iran, Italia, Semua Keputusan Harus Hati-hati

  6. Anies Baswedan Turunkan Jabatan Kelik dari Kepala Dinas Jadi Anggota TGUPP

  7. Selidiki Kerusakan Lingkungan yang Dilakukan Anies, Komrah Kerahkan Ahli Kumpulkan Sampel di Monas

  8. 5 Artis yang Pernah Boyong Pegawainya Berangkat Umrah

  9. Sepucuk Surat untuk Anies Baswedan dan Bank DKI dari Ahli Waris The Tjin Kok

  10. Begal Kembali Beraksi di Cempaka Putih, Kali ini Korbannya Pegawai Pemprov DKI

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Image
Achmad Fachrudin

Politik Dinasti, Oligarki dan Anomali Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan

Image
News

5 Fakta Penting Maruli Simanjuntak, Komandan Paspampres Menantu Luhut Pandjaitan

Image
News

5 Fakta Karier Rian Ernest, Politisi Muda PSI yang Maju di Pilkada Batam 2020