Ekonomi

Waspada Ramai Penipuan Lowongan Kerja PLN, Begini Cara Ngecek Loker Aslinya!

Waspada Ramai Penipuan Lowongan Kerja PLN, Begini Cara Ngecek Loker Aslinya!
Petugas melakukan pengecekan unit Power Bank jaringan listrik milik PLN di area hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (15/1/2019). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, PT PLN (Persero) menghimbau kepada para pelamar lowongan kerja PLN untuk berhati-hati dengan adanya penipuan rekrutmen karyawan yang mengatasnamakan perusahaan.

Vice President Komunikasi Korporat PLN, Georgorius Adi Trianto mengatakan pihaknya tidak melakukan koresponden terkait lowongan kerja dan tidak memungut biaya apapun kepada para rekrutmen.

Ia menjelaskan tidak ada sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi.

baca juga:

“ Untuk rekrutmen, kami tegaskan PLN tidak memungut biaya apapun kepada para rekrutmen ataupun calon pegawai,” ucap Vice President Komunikasi Korporat PLN, Georgorius Adi Trianto dalam keterangan resmi, Kamis (7/7/2022).

Ia pun menerangkan dalam menjaring tenaga kerja unggul baru, PLN hanya merekrut pegawai melalui situs resmi perseroan yaitu https://rekrutmen.pln.co.id/. Melalui website ini, para pencari kerja dapat melihat informasi tentang lowongan kerja yang dibuka serta pengumuman hasil seleksi calon pegawai PLN.

Pelamar cukup masuk ke website PLN dan mendaftar sebagai anggota dengan menyiapkan soft copy KTP, foto, ijazah, transkrip akademik, akte kelahiran dan sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL prediction, TOEIC dan IELTS).

“ Selain di web rekrutmen.pln.co.id semua lowongan ataupun panggilan untuk seleksi tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi silahkan buka web tersebut untuk info rekrutmen,” tegas Gregorius.

Lebih lanjut ia menambahkan, jika ada pengumuman perihal rekrutmen PLN maka peserta akan diinformasikan melalui email [email protected] .

“Informasi tersebut hanya bisa dilihat secara pribadi melalui menu PENGUMUMAN TES setelah peserta login menggunakan akun yang dimiliki masing-masing peserta,” pungkas Gregorius.