Lifestyle

Waspada, Penderita Diabetes Susah Sembuh Dari Masalah Gusi dan Gigi

Orang dengan penyakit gusi yang parah (periodontitis), dikarenakan seseorang sulit untuk menjaga kadar gula darah mereka agar tetap terkendali.


Waspada, Penderita Diabetes Susah Sembuh Dari Masalah Gusi dan Gigi
Ilustrasi penyakit gigi dan gusi (Unspash/Maria Lysenko)

AKURAT.CO Jika kamu penderita diabetes, kamu akan tahu betapa pentingnya menjaga kadar gula darah. 

Tanda-tanda umum gula darah tinggi yang banyak diketahui orang, adalah rasa haus yang meningkat dan kebutuhan pergi ke kamar mandi lebih banyak. Namun, para ahli mengatakan, mungkin juga ada indikator di mulut Anda.

Para peneliti dari American Dental Association (ADA) mengatakan, orang dengan penyakit gusi yang parah (periodontitis), dikarenakan seseorang sulit untuk menjaga kadar gula darah mereka agar tetap terkendali. 

"Bagi mereka yang gula darahnya tidak terkontrol dengan baik, mereka mungkin mengalami masalah dengan penyakit gusi," ujar Pihak American Dental Association (ADA) seperti dilansir di laman New York Post, pada Senin (6/12).

Jika kamu menderita diabetes, mungkin perlu waktu lebih lama untuk sembuh setelah perawatan gigi seperti pencabutan gigi atau operasi mulut lainnya. Sebuah studi sebelumnya yang diterbitkan oleh para ahli di ADA menyatakan orang dengan diabetes mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit gusi daripada orang tanpa diabetes. 

Penyakit gusi adalah infeksi serius yang dalam banyak kasus dapat diobati. Jika dibiarkan, dapat menyebabkan kehilangan gigi yang bersifat irreversible karena dapat merusak tulang penyangga gigi.

Karena penyakit gusi adalah infeksi, kemungkinan penderita diabetes akan merasa lebih sulit untuk mengatasinya daripada orang lain. 

“Bila tidak terkontrol dengan baik, diabetes juga dapat memperlambat proses penyembuhan luka," kata ADA.

Sebuah studi ADA sebelumnya juga sudah menemukan, secara umum penderita diabetes Amerika lebih rentan terhadap kehilangan gigi dibandingkan mereka yang tidak menderita kondisi diabetes.

Sekitar 28 persen penderita diabetes yang diuji dalam penelitian ini, telah kehilangan semua gigi mereka. 

Oleh karena itu, bagi kamu penderita diabetes, kamu harus rajin mengecek tingkat gula dara kamu di laboratorium.

Kamu akan diberi tahu berapa tingkat gula darah rata-rata kamu dan ini disebut sebagai tingkat HbA1c kamu. Jika kamu memantau kadar gula darah kamu di rumah, maka target normalnya adalah 4 hingga 7mmol/l sebelum makan dan di bawah 8,5 hingga 9mmol/l 2 jam setelah makan. 

Jika diuji setiap beberapa bulan maka target HbA1c normal adalah di bawah 48 mmol/mol, atau 6,5 persen pada skala pengukuran yang lebih lama.