Lifestyle

Waspada! Ini 4 Komplikasi Akibat Cacar Monyet

Salah satunya infeksi paru-paru


Waspada! Ini 4 Komplikasi Akibat Cacar Monyet
Ilustrasi cacar monyet (Shutterstock)

AKURAT.CO, Sejak beberapa bulan lalu, penyakit cacar monyet atau Monkeypox telah menyebar di sejumlah negara. Meskipun hingga kini penyakit ini belum terdeteksi di Indonesia, kabar terkait penyakit ini membuat sejumlah orang terus meningkatkan kewaspadaan. 

Salah satu akibat buruk ketika tubuh diserang oleh cacar monyet adalah timbulnya sejumlah komplikasi. Berikut beberapa komplikasi yang muncul setelah tubuh terinfeksi Monkeypox. 

1. Bekas luka cacar

Komplikasi pertama yang timbul bisa berupa munculnya bekas luka pada bagian tubuh yang terkena cacar. Nantinya akan muncul bekas atau cekung di kulit meskipun cacar telah hilang. 

baca juga:

2. Cacar mengeluarkan nanah

Selain itu, pada sejumlah orang cacar bisa saja mengeluarkan nanah. Salah satu penyebabnya adalah kebersihan dari orang tersebut kurang dijaga dengan baik, contohnya seperti seorang yang terinfeksi cacar monyet memilih tidak mandi padahal mandi merupakan salah satu cara untuk membersihkan bakteri. Jika tidak mandi maka bakteri bisa masuk ke luka dan menyebabkan infeksi yang kemudian menimbulkan cacar bernanah. 

3. Infeksi paru-paru

Komplikasi terkait infeksi paru-paru bisa saja terjadi pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu. Salah satu contohnya adalah orang yang sedang melakukan kemoterapi. Karena sistem kekebalan tubuh yang lemah ketika melakukan kemo, orang tersebut juga bisa mengalami infeksi paru-paru sebagai akibat dari cacar monyet. 

4. Infeksi saluran pernapasan

Jika paru-paru telah terinfeksi, sejumlah akibat pun bisa terjadi. Salah satunya komplikasi lain yang disebabkan oleh cacar monyet adalah infeksi saluran pernapasan. Komplikasi ini akan terjadi jika virus telah menyebar ke seluruh tubuh ketika kondisi lemah. 

Cacar monyet atau Monkeypox merupakan salah satu penyakit yang masuk dalam kelompok self limitting atau bisa sembuh dengan sendirinya. Meski begitu, penyakit ini juga akhirnya bisa hilang jika didukung dengan kondisi yang higienis dan sehat. Maka dari itu, masyarakt perlu terus menjaga kesehatan dan kebersihan diri semaksimal mungkin serta didukung dengan asupan gizi yang sesuai. []