Lifestyle

Waspada! Ini 11 Tanda Kekerasan verbal dalam Hubungan

Pelecehan atau kekerasan verbal adalah kekerasan dalam bentuk kata-kata.


Waspada! Ini 11 Tanda Kekerasan verbal dalam Hubungan
Ilustrasi - Pelecehan atau kekerasan verbal (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Pelecehan atau kekerasan verbal adalah kekerasan dalam bentuk kata-kata. Ini mencakup segala jenis pelecehan yang menggunakan kata-kata dalam upaya untuk mengontrol, memanipulasi, atau menyakiti orang lain, dan mungkin disertai dengan kekerasan fisik atau tidak. Seperti semua bentuk pelecehan, ini bisa datang dari pasangan romantis, teman, anggota keluarga, atau bahkan bos atau rekan kerja.

Salah satu alasan pelecehan verbal sulit diidentifikasi adalah karena bisa terlihat seperti banyak hal yang normal dilakukan. Salah satunya adalah kritik atau argumentasi. Ingat, ada perbedaan antara hal-hal seperti kritik membangun atau ketidaksepakatan umum, dan pelecehan verbal. Jika seseorang berulang kali menegur dan membuat kamu merasa rendah diri, kemungkinan besar itu bukan kritik konstruktif yang sederhana.

Perilaku seperti mengancam atau berteriak pada seseorang mungkin adalah contoh yang jelas dari pelecehana verbal. Namun, manipulasi diskrit, gaslighting, atau sekadar membuat seseorang merasa rendah juga bisa dikategorikan sebagai pelecehan verbal. 

"Pelecehan verbal adalah tentang kekuasaan," jelas psikoterapis Annette Nunez, Ph.D., LMFT, dikutip AKURAT.CO pada Senin (5/12/2021).

"Jadi, jika itu menghina seseorang, jika itu membuat seseorang merasa kurang, itu semua adalah contoh modus pelecehan verbal. Ini tentang memanipulasi bahasa sehari-hari, untuk membuat seseorang tunduk," imbuh Nunez.

Jika kamu masih tidak yakin apakah sedang menghadapi pelecehan verbal, berikut AKURAT.CO uraikan  11 tanda peringatan umum yang harus diwaspadai, dilansir pada Senin (6/12/2021): 

  • Argumen dan teriakan yang intens
  • Ancaman, baik untuk keamanan fisik
  • Gaslighting
  • Pernyataan yang menjatuhkan sehingga membuat kamu merasa rendah dan kurang
  • Penghinaan langsung.
  • Manipulatif
  • Membalikkan atau mengalihkan kesalahan
  • Isolasi
  • Agresi pasif, seperti menggurui atau menggunakan bahasa tubuh negatif tetapi bersikeras bahwa semuanya baik-baik saja. Dalam beberapa kasus, dengan sengaja menahan percakapan sebagai bentuk hukuman, alias silent trenatment.
  • Tuduhan
  • Merasa ada yang tidak beres

"Jika berada dalam suatu hubungan di mana kamu meragukan diri sendiri dan mulai berpikir, 'Apakah saya gila?' kemungkinan besar terjadi pelecehan verbal dalam hubunganmu. 

Pelecehan verbal dapat berkisar dari bentuk manipulasi yang paling rahasia hingga ancaman kekerasan, dan segala sesuatu di antaranya. Hubungan yang kasar tidak pernah sebanding dengan rasa sakit yang ditimbulkannya, dan jika naluri mengatakan ada sesuatu yang tidak beres, percayalah pada perasaan itu.