Ekonomi

Waspada IHSG Tertekan, Ini Saham yang Buat Investor Tetap Bisa Panen Keuntungan

Secara teknikal IHSG bergerak break out level psikologis 6.000 dan mendekati level lower bollinger bands hingga bullish trend jangka menengah


Waspada IHSG Tertekan, Ini Saham yang Buat Investor Tetap Bisa Panen Keuntungan
Seorang karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (8/8/2018). Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG turun tipis 1,12 poin atau 0,02 persen ke posisi 6.100,003. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG berbalik arah dan menguat 8,702 poin atau 0,14 persen ke posisi 6.109,833. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO,Secara teknikal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak break out level psikologis 6.000 dan mendekati level lower bollinger bands hingga bullish trend jangka menengah.

IHSG (-0.75%) turun 45.08 poin kelevel 5993.24 turun kembali berada dibawah level psikologis dengan saham-saham disektor Konsumsi (-1.02%) dan Basic Industri (-1.01%) turun memimpin pelemahan. Investor merespons pelemahan ekuitas global ditengah peningkatan kasus Covid-19 pada optimisme keberhasilan vaksinasi. 

" Bank Indonesia memangkas pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4.1% dari 5.1% menjadi salah satu faktor. Investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar Rp512.09 miliar," tutur Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Mayoritas indeks saham Asia ditutup melemah. Indeks Nikkei (-2.03%), TOPIX (-1.98%) dan HangSeng (-1.70%) turun sedangkan CSI300 (+0.30%) naik. Lonjakan kasus baru covid-19 di seluruh dunia memangkas optimisme investor terhadap kesuksesan vaksinasi hal ini menjadi dasar aksi jual investor ditengah ketidakpastian tersebut.

Bursa Eropa membuka perdagangan dengan menguat. Indeks Eurostoxx (+0.65%), FTSE (+0.60%), DAX (+0.22%) dan CAC40 (+0.42%) naik karena hasil laporan pendapatan perusahaan yang optimis membantu meredakan kekhawatiran tentang meningkatnya jumlah kasus covid-19 di Eropa. Perusahaan disektor energy dan teknologi memimpin penguatan. 

" Selanjutnya investor akan menanti hasil laporan persediaan minyak mentah di AS, Keputusan suku bunga di Eropa hingga data penjualan rumah baru di AS," jelasnya.

Indikator stochastic bergerak bearish dengan MACD yang memiliki kondisi undervalue. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi bergerak tertekan mencoba whipsaw di level psikologis 6.000 dengan support resistance 5.948-6.056. 

" Saham-saham yang masih dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AALI, ACST, ADHI, ANTM, HRUM, INKP, MNCN, PGAS, PTPP, SSMS, UNTR, WIKA," pungkasnya.

Sekadar informasi, IHSG ditutup melemah 0,75% atau 45,080 ke level 5.993,242 pada penutupan perdagangan, Rabu (21/4/2021). Ada 190 saham naik, 290 turun dan sisanya 155 stagnan.

Nilai transaksi hari ini hanya Rp7,59 triliun. Investor asing melakukan aksi jual bersih Rp578 miliar di pasar reguler.[]

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu