Tech

Waspada Highway Hypnosis Saat Berkendara, Begini Cara Mencegahnya

Waspada Highway Hypnosis Saat Berkendara, Begini Cara Mencegahnya
Ilustrasi mengemudi. (pixabay.com/bobtheskater)

AKURAT.CO Fasilitas umum tanpa hambatan seperti jalan tol sangat bermanfaat bagi pengendara untuk membuat waktu tempuh ke tempat tujuan dapat dilalui dengan lebih singkat.

Meskipun begitu, kontur jalan yang datar dan monoton seringkali membuat pengendara bosan, mengantuk, hingga hilang konsentrasi.

Nah, kehilangan konsentrasi ketika mengemudi inilah yang disebut dengan highways hypnosis.

baca juga:

Highway hypnosis atau white line fever merupakan kondisi berkurangnya konsentrasi tanpa sadar ketika kamu mengemudi mobil dalam jarak atau waktu yang jauh seperti di jalan tol.

Dalam kondisi ini, pikiran kamu fokus ke tempat lain padahal kamu sendiri sedang mengemudi mobil.

Teralihkannya pikiran membuat pengemudi tidak sadar dan kehilangan kendali pada kendaraan.

Efeknya sama dengan microsleep, teralihkannya perhatian dari jalan bisa memicu kecelakaan fatal.

Situasi seperti ini bisa dialami siapa saja. Meskipun sudah cukup tidur atau istirahat, highways hypnosis bisa menghampiri akibat lingkungan berkendara yang membosankan.

Untuk mencegahnya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Melansir dari laman Auto2000, berikut ini cara mencegah highway hypnosis saat berkendara.

  • Jangan memikirkan banyak hal 

Saat berkendara, usahakan untuk tidak terlalu banyak memikirkan hal di luar mengemudi mobil, seperti pekerjaan yang belum selesai atau masalah di rumah.

Pastikan juga kondisi tubuh kamu bugar dan fit, sehingga membuat kamu lebih fokus pada pekerjaan di balik kemudi dan tidak mudah mengalihkan perhatian akibat letih. 

Perlu diketahui, berdasarkan perhitungan aritmetika, pikiran yang teralihkan selama 2 detik pada kecepatan 80 km/jam bisa membuat pengendara kehilangan kendali mobil sejauh lebih dari 44 meter.

Hal ini sudah cukup untuk memicu kecelakaan fatal seperti menabrak pembatas jalan atau bagian belakang mobil lain. 

  • Atur posisi duduk

Atur posisi duduk senyaman mungkin, tapi tetap sesuai dengan aturan safety driving supaya tidak mudah letih, sehingga dapat menurunkan konsentrasi.

Lakukan juga senam ringan sambil mengemudi mobil untuk mengurangi kelelahan dan tidak cepat bosan.

Gerakkan leher ke kiri dan kanan serta atas dan bawah, termasuk menggerakkan tangan dan badan supaya tidak kaku dan tetap rileks. 

  • Dengarkan musik 

Mendengarkan musik sesuai dengan selera, bisa menjaga konsentrasi dan membuat tubuh lebih rileks saat mengemudi mobil.

Sesekali kamu bisa ikut berdendang atau bergoyang mengikuti irama lagu juga tidak masalah. Selagi pikiran tetap fokus ke jalan di depan.

Meskipun begitu, atur volume musik jangan terlalu keras, supaya tetap bisa mendengarkan suara dari lingkungan sekitar mobil untuk mengantisipasi keadaan. 

  • Lepaskan pandangan keluar mobil 

Sembari tetap menjaga kewaspadaan, sesekali kamu bisa lepaskan pandangan keluar mobil dan cari sesuatu yang menarik perhatian supaya tidak cepat bosan.

Sempatkan pula menengok kondisi di belakang mobil melalui spion tengah dan samping yang juga berguna untuk memantau kondisi jalan di belakang. 

  • Istirahat di rest area 

Jalan tol trans Jawa mempunyai fasilitas rest area yang lengkap dan nyaman, bahkan ada yang memiliki wahana hiburan untuk keluarga.

Jangan paksakan mengemudi jika sudah dalam kondisi lelah. Segera istirahat di rest area.

Bahkan, disarankan untuk beristirahat apabila sudah berkendara selama maksimal 3 jam untuk mengurangi badan letih dan rasa bosan. 

  • Jaga kondisi mobil 

Komponen mobil yang bekerja optimal, tentunya akan membuat kamu merasa tenang dan tidak banyak pikiran ketika mengemudi mobil.

Untuk menjaga kondisi mobil tetap optimal, lakukan servis berkala di bengkel resmi setiap 6 bulan.

Guna memastikan mobil selalu dalam kondisi prima dan memberikan rasa tenang.

Dengan begitu, saat mengemudi perhatian kamu tidak teralihkan akibat rasa khawatir atas kondisi mobil.