Tech

Waspada! Cermati Sebelum Beri Izin Akses Kamera dan Mikrofon pada Aplikasi

Waspada! Cermati Sebelum Beri Izin Akses Kamera dan Mikrofon pada Aplikasi
Software OM-D Webcam Beta memungkinkan pengguna memiliki webcam kualitas setara kamera mirrorless (Ubergizmo)

AKURAT.CO, Hampir seperempat (23 persen) pengguna online selalu memberikan izin kepada aplikasi dan layanan untuk mengakses mikrofon atau webcam mereka. Hal ini berdasarkan studi global terhadap 15.000 orang yang dilakukan oleh perusahaan keamanan siber Kaspersky.

Selama setahun terakhir, ketergantungan pada konferensi video telah menyebabkan pertumbuhan hebat pada aplikasi seperti Microsoft Teams, yang per Juni 2020 tumbuh sebesar 894%, dibandingkan dengan penggunaan pada Februari 2020. Hal ini juga menyebabkan kekurangan pasokan webcam hampir di seluruh dunia dengan banyak para pemasok terkemuka melihat adanya peningkatan permintaan yang pesat.

Ini dapat dimengerti karena pemanfaatan teknologi dan aplikasi yang membantu orang-orang dalam menavigasi situasi tahun lalu untuk kebutuhan pekerjaan, sosial dan hiburan, sehingga mereka memberikan kesediaan untuk otoritas akses aplikasi ke mikrofon dan kamera. 

baca juga:

Alat ini telah berfungsi sebagai pengayaan dan fasilitator transisi digital semua orang secara tiba tiba, yang menurut penelitian Kaspersky menyebabkan 27% orang berusia 25-34 tahun selalu mengizinkan akses tersebut. Namun ini tampak sedikit terjadi di antara demografi usia yang lebih tua, dengan 38% responden berusia 55 tahun ke atas mengungkapkan bahwa mereka tidak pernah memberikan akses seperti itu pada setiap layanan maupun aplikasi.

Cara terbaik untuk menyeimbangkan kewaspadaan sembari memanfaatkan sarana komunikasi modern, adalah dengan melakukan pertimbangan yang cermat seputar aplikasi dan layanan yang digunakan serta mebaca secara seksama izin apa saja yang diminta. 

Misalnya, jika aplikasi panggilan video memiliki izin kamera, itu masuk akal. Namun jika terdapat aplikasi tanpa fungsi relevan meminta akses ke mikrofon tanpa alasan yang dapat dibenarkan, mungkin lebih baik untuk menyelidiki dan mempelajari izin lebih jauh

Temuan ini sebagian besar menyoroti keseimbangan dan kebutuhan yang muncul dari para pengguna online untuk merasa aman di dunia digital saat ini, tanpa melewatkan peran penting dari kamera dan aplikasi kolaborasi yang akan terus dimanfaatkan di dunia kerja jarak jauh.

“Tentunya, banyak orang yang tidak langsung memahami protokol keamanan terkait dengan penggunaan webcam dan proses keamanan sibernya," ujar Head of Consumer Product Marketing di Kaspersky, Marina Titova dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co.

Azhar Ilyas

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu