Ekonomi

Waspada Bahaya Penipuan Penawaran Investasi Lewat Telegram!

Waspada Bahaya Penipuan Penawaran Investasi Lewat Telegram!
Ilustrasi - Investasi (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan 21 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin atau ilegal yang terdiri dari 16 money game, 3 perdagangan aset kripto, dan 2 entitas perdagangan robot trading.

Adapun diantaranya adalah duplikasi dari PT Upbit Exchange Indonesia berupa penawaran investasi melalui Telegram. Seperti diketahui, Satgas Waspada Investasi menemukan adanya penawaran investasi melalui Telegram dengan menggunakan nama Upbit. 

Resna Raniadi, VP Operation Upbit Indonesia menyatakan seiring bertambah banyak pengguna, tidak menutup kemungkinan adanya oknum yang berusaha melakukan penipuan mengatasnamakan Upbit. Jika ada website, aplikasi, Telegram atau akun media sosial yang meminta Anda mengikut event airdrop tertentu atau mentransfer aset kripto maupun Rupiah, harap berhati- hati karena bisa jadi merupakan salah satu bentuk penipuan.

baca juga:

" Akun Telegram investasi yang mengatasnamakan Upbit tersebut merupakan akun palsu yang tidak memiliki kaitan sama sekali dengan Upbit sebagai bursa aset digital yang memiliki ijin resmi dan teregulasi di bawah  Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sejak awal beroperasi di tahun 2018," terangnya.

Lebih lanjut pihaknya menyatakan pihaknya mengapresiasi atas langkah tegas OJK dan SWI yang terus memberantas akun-akun palsu yang berupaya menipu masyarakat luas. Pasalnya, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak Telegram agar akun- akun palsu tersebut dapat segera diberantas.

" Sebagai upaya memastikan legalitas perusahaan fintech, masyarakat dapat mengakses www.cekfintech.id, situs yang dihadirkan pemerintah beserta Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH)," imbuhnya.

Menurutnya unduh aplikasi “Upbit Global” hanya melalui Google Play Store atau Apple App Store. Pastikan hanya melakukan transaksi di aplikasi resmi Upbit demi keamanan dan kenyamanan.

" Semua email pelaporan dan list kanal media sosial dapat dilihat di website resmi Upbit Indonesia id.upbit.com," tambahnya.

Sekadar informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Waspada Investasi (SWI) menghentikan 21 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang. Dikhawatirkan entitas tersebut berpotensi merugikan masyarakat.

Adapun secara rinci 21 entitas tersebut terdiri dari 16 melakukan kegiatan money game, 3 perdagangan aset kripto tanpa izin dan 2 perdagangan robot trading tanpa izin.

Ketua SWI Tongam L. Tobing menyebutkan bahwa maraknya penawaran investasi belakangan ini, baik berbasis website ataupun aplikasi harus diwaspadai.

“ Karena pelakunya memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat untuk menipu dengan cara iming-iming pemberian imbal hasil yang sangat tinggi dan tidak wajar, namun terlebih dahulu masyarakat diminta menempatkan atau menyetorkan dananya,” kata Tongam, dikutip Senin (21/2/2022).[]