Tech

Waspada, 3 Kebiasaan Ini Bikin Mobil Matik Cepat Rusak

Waspada, 3 Kebiasaan Ini Bikin Mobil Matik Cepat Rusak
Persneling mobil matic. (Dok. Hyundai )

AKURAT.CO, Keuntungan yang bisa diperoleh ketika menggunakan mobil matik adalah kemudahan operasionalnya. Hal ini juga jadi salah satu alasan yang membuat mobil matik banyak peminatnya. 

Apalagi mobil matik dikenal sebagai mobil yang simple dan mudah dikendarai. Di mana penggunanya tak perlu ribet dengan gigi dan kopling ketika menembus kemacetan.

Meski begitu, pengendara mobil matik tetap tidak bisa sembarangan mengendarai mobil ini. Penggunaan penggunaan mobil matik harus diiringi dengan pengetahuan yang luas tentang mobil ini. Terutama memahami kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa membuat mobil matik cepat rusak.

baca juga:

Melansir dari laman Suzuki, berikut ini kebiasaan-kebiasaan buruk yang perlu kamu hindari agar mobil matik kesayangan kamu tidak cepat rusak.

1. Tidak menggunakan gigi sesuai dengan fungsinya

Sebelum menggunakan mobil matik, kamu wajib mengenali berbagai fungsi dari gigi yang ada di mobil matik. Berikut ini fungsi gigi di mobil matik.

  • D untuk posisi Drive, digunakan saat mengemudi.
  • P untuk posisi Parking, digunakan saat Anda memarkirkan kendaraan.
  • N untuk posisi netral, digunakan saat menghidupkan mobil, saat mobil sedang berhenti di lampu merah, dan lainnya.
  • R untuk posisi Rear, digunakan untuk memundurkan mobil.
  • L untuk posisi Low, kondisi mobil yang berjalan dalam gigi rendah. Biasanya digunakan saat mobil melewati tanjakan atau turunan (saat butuh engine brake).

Semua fungsi gigi tersebut harus kamu pahami dan gunakan sesuai dengan fungsinya.

2. Perpindahan gigi yang tidak sempurna

Ketika sedang buru-buru, tidak sedikit pengguna mobil matik yang langsung mengganti tuas R ke tuas D. Padahal, mobil belum berhenti sepenuhnya, bahkan masih dalam keadaan mundur. Nah, kebiasaan yang satu ini akan membuat sistem transmisi mobil matik mudah rusak.

Hal tersebut juga berlaku untuk posisi lainnya. Misalnya, masih menggunakan posisi D saat berhenti di lampu merah dengan alasan biar mudah melaju saat lampu hijau menyala, dan lainnya. 

Tentunya kamu tidak ingin transmisi mobil matik kesayangan kamu cepat rusak? Maka dari itu, jika masih memiliki kebiasaan yang satu ini, mulai sekarang kamu harus berhenti melakukannya.

3. Menggeber mobil sebelum masuk ke posisi D

Kebiasaan buruk pengguna mobil matik yang masih sering terjadi selanjutnya adalah, mobil digeber pada posisi N, setelah rpm tinggi, transmisi langsung dipindahkan ke posisi D.

Kamu harus tahu bahwa kebiasaan ini bisa memberi tekanan yang tidak seharusnya pada komponen transmisi mobil matik, dan jika dilakukan terlalu sering, bisa membuat transmisi mobil cepat rusak.

Oleh karena itu, pastikan kamu tidak perlu menggeber mobil sebelum memindahkan posisi ke D. Cukup nyalakan mesin, dan pindahkan posisi transmisi ke posisi D saat akan melaju.