News

Wasekjen PAN: Lebih Elok Tanpa Persyaratan Jika Cak Imin Mau Bergabung ke KIB

KIB dibentuk atas kesepakatan tiga partai politik (parpol) yakni PAN, PPP dan Partai Golkar.


Wasekjen PAN: Lebih Elok Tanpa Persyaratan Jika Cak Imin Mau Bergabung ke KIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan) dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (kiri) menyampaikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (12/5/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Partai Amanat Nasional (PAN) menyarankan agar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin membuka komunikasi dengan baik jika ingin bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Buka komunikasi dengan baik mungkin lebih elok tanpa persyatan jika mau gabung ke KIB," ujar Wakil Sekjen DPP PAN Slamet Aryadi saat dihubungi AKURAT.CO, Senin (25/5/2022).

Slamet menjelaskan, KIB dibentuk atas kesepakatan tiga partai politik (parpol) yakni PAN, PPP dan Partai Golkar. Apabila PKB ingin bergabung maka internal KIB akan membahasnya terlebih dahulu.

baca juga:

"Bukan soal keberatan atau tidak," tegasnya.

Selain itu, Slamet memastikan bahwa hingga kini KIB belum membahas calon presiden (capres) yang akan diusung di Pemilu 2024. Namun masih terbuka kemungkinan capres yang diusung merupakan pimpinan tertinggi partai.

"Tentunya siapa yang akan diusung menjadi Capres dan Cawapres akan dibahas lebih matang lagi nanti di agenda-agenda dalam KIB," tutupnya.

Sebelumnya, Cak Imin menyatakan partainya siap bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu yang dibentuk Golkar, PAN dan PPP. Meski begitu, politisi yang karib disapa Cak Imin mengajukan syarat.

"Saya siap bergabung asal capresnya saya," ujar dia kepada wartawan di sela acara Doa Bersama Ulama dan Habaib untuk Perdamaian Dunia: Halalbihalal bersama Cak Imin di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/5/2022).

Cak Imin menyambut baik gagasan koalisi tersebut sebagai ikhtiar untuk menyamakan kekuatan sehingga mulai mengkristal. Dia menyatakan bahwa PKB sangat terbuka untuk menjalin komunikasi dengan partai manapun dalam menyongsong Pemilu 2024.[]