Olahraga

Warung Indo, Penyelamat Lidah Nusantara di Jantung Manila


Warung Indo, Penyelamat Lidah Nusantara di Jantung Manila
Suasana di dapur Warung Indo Manila, Filipina. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Sepertinya tidak semua orang bisa dengan mudah menyesuaikan diri di lingkungan baru yang akan ditinggalinya. Baik itu mengenai lingkungan, orang sekitar, ataupun makanan dan minuman yang akan dikonsumsi.

Hal tersebut dialami langsung oleh tim redaksi Akurat.co saat meliput gelaran olahraga multi event dua tahunan SEA Games Filipina 2019 yang resmi berlangsung pada 30 November – 11 Desember 2019.

Tim redaksi Akurat.co kesulitan untuk makan masakan lokal Filipina yang mungkin bisa kami katakan 'hambar' menurut selera dan lidah kami setelah mencobanya.

Warung Indo, Penyelamat Lidah Nusantara di Jantung Manila - Foto 1
Bihun Sea Food Warung Indo. AKURAT.CO/Sopian.

Bahkan, mulai dari warung kecil hingga restoran, jarang ada sambal yang sesuai dengan lidah kami. Terlebih mayoritas warga negara kepulauan yang terletak di Lingkar Pasifik Barat ini tidak menyukai pedas.

Setelah sekitar dua-tiga hari mengkonsumsi junk food, beruntung seorang teman asal Indonesia yang sudah cukup lama menetap di Filipina menyarankan kami untuk mencoba makanan asli Indonesia yang terletak di LPL Manor, Kota Makati, Metro Manila.

Warung Indo, Penyelamat Lidah Nusantara di Jantung Manila - Foto 2
Gulai Ikan Warung Indo. AKURAT.CO/Sopian.

Tempat itu bernama Warung Indo. Sebuah restoran yang menyediakan beragam makanan khas Indonesia. Bahkan, setidaknya ada sekitar 65 menu makanan yang dilengkapi emping dan bakwan khas Indonesia yang bisa kita nikmati.

Warung Indo, Penyelamat Lidah Nusantara di Jantung Manila - Foto 3
Tempe Goreng Warung Indo. AKURAT.CO/Sopian.

Pemilik rumah makan yang sudah berdiri sejak 12 April 2012 ini, Robby Fang, ternyata mengalami kesulitan yang sama dengan kami sebelum berpikir untuk membuat rumah makan.

"Awalnya dari suami saya. Jadi mereka itu ke sini untuk kerja, dan pas sampai sini juga kesusahan cari makanan-makanan Indonesia (yang cocok dengan lidah)," ungkap sang istri, Mariana Fang, ketika ditemui redaksi Akuratco.

Warung Indo, Penyelamat Lidah Nusantara di Jantung Manila - Foto 4
Istri pemilik Warung Indo, Mariana Fang, di restorannya. AKURAT.CO/Sopian.

Mariana menjelaskan, saat ini restorannya sudah memiliki total 38 karyawan di mana enam di antaranya orang asli Indonesia, termasuk dua orang koki kepala yang bertugas menjaga cita rasa makanan Indonesia.

Bukan tanpa hambatan bagi Mariana untuk menjalankan bisnisnya. Terlebih, untuk mendapatkan makanan dengan cita rasa Indonesia, dibutuhkan banyak bumbu-bumbu yang sesuai. Bahkan, beberapa bumbu didatangkan langsung dari Indonesia.

Warung Indo, Penyelamat Lidah Nusantara di Jantung Manila - Foto 5
Mariana Fang dan staf Warung Indo. AKURAT.CO/Sopian.

"Kami biasanya menurunkan staf ke Indonesia, jadi kami coba sehemat mungkin. Jadi masih dalam kendala rempah-rempah. Biasanya kami mendatangkan kemiri sama terasi, karena kalau di sini terasinya beda," sambungnya.

Seiring berjalannya waktu, Warung Indo juga kerap melakukan improvisasi pada menu makanan mereka.

Warung Indo, Penyelamat Lidah Nusantara di Jantung Manila - Foto 6
Ayam Penyet Warung Indo Manila. AKURAT.CO/Sopian.

Walau hampir 90 persen didatangi orang Indonesia pada malam hari dan jam makan siang, Mariana mengungkapkan bahwa warungnya  juga kerap didatangi warga asing.

"Biasanya mereka (non-Indonesia) tuh sukanya rendang sapi, nasi goreng, ayam penyet sama pecel lele. Kalau lunch time (jam makan siang) sih biasanya banyak orang Indonesia, tapi kalau misalnya di luar jam makan siang, kadang internasional (warga asing)," katanya menuntaskan.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co