Lifestyle

Warna Urine yang Keruh, Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal


Warna Urine yang Keruh, Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal
Badan Narkotika Nasional Kota Bandung kembali melakukan tes urine aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Cinambo dan Kecamatan Panyileukan, Bandung, Rabu (11/9/2019) (AKURAT.CO/Avila Dwi Putra)

AKURAT.CO, Dari sekian banyak tanda dan gejala yang umum terjadi pada pasien penyakit ginjal kronik, urin menjadi salah satu yang perlu kamu perhatikan.

Sebab, ginjal juga bagian dari saluran kandung kemih, yang memiliki beberapa fungsi di antaranya untuk menyaring kotoran dari darah dan membuangnya bersama dalam urine.

Maka dari itu, jika seseorang mengalami gangguan ginjal, warna urine-nya akan tampak berbeda dari biasanya.

baca juga:

"Warna urine keruh itu bisa tanda kurang cairan. Tapi juga kalau ada penyakit ginjal, urinnya juga akan pekat, keruh," kata dr. Pringgodigdo Nugroho, Sp.PD-KGH, kepada AkuratHealth, di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, (13/3).

Menurut Dokter Pringgo, jumlah urin juga bisa berkurang jumlahnya, bila kondisi penyakit ginjal sudah dalam kondisi lanjut, kronis.

Jika warna urine penderita gagal ginjal mulai berwarna kemerahan, ungu, hingga kecokelatan, hal ini bisa disebabkan karena adanya kemungkinan darah yang tercampur karena sebuah proses infeksi. 

"Salah satu tanda ada albumin di urine buang air kecil juga berbusa, tanda ada kebocoran protein. Atau jumlah protein di atas normal dalam urin. Untuk lebih pastinya, bisa pemeriksaan darah, dan periksa urin di laboratorium oleh dokter terkait," tutupnya.

Ingat bahwa gejala jumlah urin yang berkurang tersebut biasanya menandakan penyakit ginjal sudah dalam keadaan parah, sehingha fungsi lain sudah terganggu dan racun sudah menumpuk.[]