News

Warga: Pokoknya Harus Kembali ke Jakarta, Banyak Jalan Menuju Roma


Warga: Pokoknya Harus Kembali ke Jakarta, Banyak Jalan Menuju Roma
Calon pemudik yang terjaring razia penyekatan berjalan menaiki bus yang akan membawa mereka ke Terminal Pulogebang, Jakarta, di Pintu Tol Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Calon pemudik yang terjaring razia penyekatan oleh Polda Metro Jaya tersebut dibawa ke Terminal Pulogebang untuk kemudian diarahkan kembali menuju Jakarta. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor Nomor 47 tahun 2020 tentang PSBB, baik keluar maupun ke Jakarta. Hal itu dilakukan agar mencegah penyebaran Covid-19 di Ibu Kota.

Bagi warga yang hendak keluar-masuk wilayah DKI Jakarta harus memiliki Surat Izin Kelaur Masuk (SIKM).

Pemudik asal Jawa Tengah, AD (30) mengaku sudah mengetahui bahwa harus ada SIKM sebagai syarat untuk kembali ke Jakarta pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H/2020 M.

Ada tidaknya SIKM, AD akan tetap kembali ke Jakarta satu minggu setelah lebaran. Namun demikian, ia akan tetap berusaha untuk membuat SIKM untuk bisa kembali ke Ibu Kota.

”Sudah taulah syarat itu,” kata AD saat dihubungi AKURAT.CO, Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Ia mengaku akan tetap kembali ke Jakarta seminggu pasca lebaran idul fitri. Pasalnya, pihak perusahaan tempat ia bekerja sudah memberikan teguran dan meminta AD untuk segera kembali ke Jakarta. AD bekerja sebagai jurnalis di salah satu perusahaan media di Jakarta.

“Udah ditegur, haru balik seminggu setelah lebaran,” ujarnya.

Untuk kembali ke Jakarta AD akan ikut “nebeng” dengan temanya lewat jalur tikus. Ia tidak khawatir jika ditahan oleh petugas karena tidak membawa SIKM. Jika ditahan oleh petugas ia akan putar balik mencari jalan lain agar tidak diketahui oleh petugas.

“Pokoknya harus balik Jakarta. Banyak jalan menuju roma,” katanya.[]