News

Warga Jakarta Wajib Baca Permintaan Anies, Jangan Sampai Menyesal di Kemudian Hari

Anies Baswedan meminta warganya tidak keluar rumah karena lonjakan COVID-19 semakin tak terkendali.


Warga Jakarta Wajib Baca Permintaan Anies, Jangan Sampai Menyesal di Kemudian Hari
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Facebook/Anies Baswedan)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan kapasitas tempat tidur di seluruh rumah sakit khusus pasien COVID-19 kian menipis. Tingkat keterisian tempat tidur dari 106 rumah sakit sudah mencapai 70 persen.

Anies meminta warga Jakarta diam di rumah pada Sabtu-Minggu ini kalau tidak ada kegiatan yang mendesak. Sebab, mobilitas masyarakat di luar rumah berpotensi menambah parah lonjakan kasus harian COVID-19 di Ibu Kota.

"Kita tahu sekarang ini kapasitas di rumah sakit sudah semakin terbatas. Jangan sampai tertular, hindari bepergian yang tidak perlu nanti menyesal," kata Anies Baswedan dalam sebuah video dari Humas Balai Kota DKI yang diterima AKURAT.CO, Sabtu (19/6/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan, kalau tak ada kebutuhan yang mendesak seperti membeli pasokan makanan atau obat-obatan, sebaiknya libur akhir pekan dihabiskan bersama keluarga di rumah.

"Yuk kita di rumah saja, hari Sabtu Minggu ini dihabiskan bersama keluarga. Tidak usah bepergian, kecuali kalau ada kebutuhan yang mendesak, yang penting yang pokok," pintanya.

Diketahui, jumlah kasus harian selama sepekan terakhir terus melonjak, angkanya bergerak dari 2.376 kasus pada Rabu (16/6/2021) lalu, naik menjadi 4.000 kasus pada Kamis, dan Jumat kemarin pecah rekor dengan dengan total kasus 4.737 orang.

Atas dasar itu, Anies Baswedan berupaya melakukan pengetatan, semua kegiatan usaha dibatasi hingga pukul 21.00 WIB.

Anies bahkan menggelar sidak pada Jumat malam, hasilnya dia menutup tiga restoran di kawasan Jakarta Selatan dan denda masing-masing Rp50 juta karena tidak taat protokol kesehatan. Ketiga restoran itu menerima pengunjung melebihi kapasitas 50 persen dan tidak mengatur jarak aman antar tempat duduk.

Tiga restoran yang ditutup tersebut yakni Restoran Le Quartier di Kebayoran Baru, Ruci’s Joint Senopati, serta 15 Park Kemang.

Di samping itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengebut proses vaksinasi sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penularan corona.  

Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, jumlah sasaran vaksinasi total Provinsi DKI Jakarta sebanyak 8.815.157 orang.  Untuk dosis 1 saat ini sebanyak 3.239.251 orang (36,8%), Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 1.880.997 

Captain vaksinasi untuk warga usia 18 hingga 59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan kepada 2.644.205 orang (33,5%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 1.345.724 orang (17,0%). 

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 595.046 orang (65,3%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 535.273 orang (58,7%). 

Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 46.121 orang dan dosis 2 sebanyak 8.128 orang.

"Kita bersama tiga pilar, TNI-Polri membuat target-target kecamatan-kecamatan, di mana sasaran jumlah terbanyak kita kejar mungkin kantong-kantong kantor dan rusun kita kejar. Kita meningkatkan 100 ribu per hari," kata Kepala Dinas  Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti.[]

Arief Munandar

https://akurat.co