News

Warga Jakarta Tonton Aksi Ahok Ngecat di Kota Tua


Warga Jakarta Tonton Aksi Ahok Ngecat di Kota Tua
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengecat dinding bangunan Kota Tua, Jakarta (Foto: Akurat.co/Arif Munandar). ()

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengecat dinding bangunan Kerta Negara salah satu gedung di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta. 

Aksi Ahok tersebut dilihat oleh ratusan warga Jakarta. Pengecatan tersebut merupakan simbolis dalam acara kick off revitalisasi. 

Pantauan Akurat.co, Ahok bersama Petinggi Konsorsium Kota Tua, Propan, Addie MS, dan Ayu Utami menemani  mengecat. Ahok kemudian menuliskan harapannya di atas sebuah spanduk yang juga ditulisi harapan warga.

baca juga:

"Mampu menjadi destinasi wisata dan memajukan ekonomi DKI terutama UMKM," tulis Ahok dalam spanduk harapan Kota Tua,  di Kota Tua, Jakarta, Minggu (16/4).

Rencananya gedung tersebut akan dijadikan Pasar Kreatif untuk menjual produk fashion, home, living, healty food, dan restoran. 

Ahok mengatakan revitalisasi kota tua sudah lama dilakukan, hanya saja pengerjaannya memiliki banyak kendala. Salah satu kendala ialah status kepemilikan gedung-gedung yang berada di kawasan Kota Tua yang tidak sepenuhnya digenggam Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Namun, Ahok mengatakan pengerjaannya  sudah melesat secara signifikan. Ia menyebut dakam tempo 5 tahun revitalisasi sudah rampung. 

"Secara prinsip proses jauh lebih cepat. Kita harapkan enggak sampai 5 tahun selesai. Saya enggak mau 20-30 tahun," ujar Ahok. 

Konsorsium Kota Tua bersama Dinas Pariwisata DKI Jakarta akan meremajakan kawasan Kota Tua. Sebanyak 9 perusahaan swasta membantu peremajaan tersebut.

Selain gedung Kerta Niaga, gedung Cipta Niaga dan Dharma Niaga juga akan dipercantik. Gedung itu akan menjadi art hotel dan art space.

Gedung Van Vluten and Cox akan dijadikan toko souvenir kerajinan nusantara. Di lantai 2 gedung tersebut akan berdiri co-working space.

Sementara itu, reruntuhan gedung G-Koff yang dulu merupakan bekas kantor penerbitan terbesar, akan direvitalisasi menjadi cafe yang menghadap kali besar. Kali itu airnya dijamin akan super bening.[]