News

Warga Jakarta Mohon Disimak, Awas Varian Baru Covid Mutasi Delta

Pemprov DKI meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan kemungkinan peningkatan kasus Covid-19 akibat mutasi virus varian delta.


Warga Jakarta Mohon Disimak, Awas Varian Baru Covid Mutasi Delta
Wagub DKI Jakarta, Riza Patria (AKURAT.CO/Yohanes Antonius )

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dengan kemungkinan kasus Covid-19 akibat mutasi varian delta. Pasalnya, beberapa negara telah menunjukkan tren peningkatan luar biasa setelah varian delta bermutasi dan menjalar hebat di masyarakat, seperti yang dialami Rusia kini.

Ariza -sapaan akrab Riza Patria- mengatakan, adanya pelonggaran aktivitas masyarakat sebagai respons atas pelandaian kasus Covid-19 di Tanah Air berpotensi besar menimbulkan gelombang ketiga kasus Covid-19. 

"Justru itu kita tahu selalu ada saja varian-varian baru terkait penyebaran virus Covid-19 dan juga berbagai jenis yang masuk ke Indonesia, delta, dan sebagainya. Jadi sekali lagi, kami minta semuanya berhati-hati. Masa pandemi ini belum selesai. Kita masih harus bekerja keras, berjuang bersama kompak bersama-sama," katanya, Sabtu (2310/2021). 

Dia mengungkapkan, potensi penularan itu sangat tinggi. Apalagi di akhir tahun ini. Kewaspadaan menghadapi akhir tahun ini dan awal tahun depan harus makin ditingkatkan. Sebab, belajar dari pengalaman sebelumnya, meningkatnya kasus Covid-19 di dalam negeri terjadi setelah libur akhir tahun. 

"Apalagi kita juga akan memasuki akhir tahun, musim libur. Seperti libur-libur sebelumnya selalu terjadi peningkatan penyebaran Covid. Jangan sampai akhir tahun ini dan awal tahun depan terjadi peningkatan kembali dan terjadi gelombang ketiga. Seperti yang disampaikan para ahli," ungkapnya. 

Karena itu, tak ada pilihan lain. Kewaspadaan harus makin ditingkatkan. Terutama saat terjadi pelonggaran kebijakan mobilitas masyarakat seiring dengan pelandaian jumlah kasus Covid-19 di dalam negeri. Riza berharap, kewaspadaan dan disiplin protokol kesehatan (Prokes) tidak menurun. 

"Untuk itu kita semua harus bisa menahan diri. Waspada, jangan kendor, dan hati-hati," ungkapnya. 

Ketua DPD Gerindra DKI itu mengatakan, sudah sering mengingatkan masyarakat bahwa pelonggaran mobilitas masyarakat selalu saja sejalan dengan meningkatnya peluang penularan virus. Semakin tinggi mobilitas dan interaksi masyarakat, semakin berkerumun orang, maka potensi penularan virus juga semakin tinggi. 

"Seperti yang sudah sering saya katakan, dengan adanya pelonggaran potensi orang keluar rumah semakin bertambah dan itu berarti potensi interaksi, potensi kerumunan juga bisa bertambah yang pada akhirnya bisa dapat menimbulkan potensi penyebaran bertambah," katanya.[]