News

Warga Berebut Bantuan Jokowi, Fadli Zon Langsung Beri Sindiran Menohok

Fadli Zon menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan bantuan kepada warga sampai memicu kerumunan.


Warga Berebut Bantuan Jokowi, Fadli Zon Langsung Beri Sindiran Menohok
Presiden Jokowi bagikan sembako (Istimewa)

AKURAT.CO, Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan bantuan kepada warga di kawasan Terminal Grogol, Jakarta Barat pada Selasa (10/8/2021) sehingga memicu kerumunan.

Fadli Zon mempertanyakan langkah bagi-bagi sembako yang dilakukan presiden sehingga menyebabkan kerumunan. Padahal, DKI Jakarta masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

"Keteladanan apa yang ingin dipertontonkan? Speechless. Kalau mau bantu, bantulah dengan kebijakan yang tepat, intervensi yang cermat," ujar Fadli Zon sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari akun Twitter @fadlizon pada Jumat (13/8/2021).

Sindiran juga disampaikan politisi Partai Demokrat Yan Harahap. Dia menyinggung aturan yang melarang masyarakat berkerumun.

"Melarang rakyat berkerumun, tapi ia menciptakan kerumunan. Ia bebas, tetapi yang lain harus didenda bahkan dipenjara," tulis Yan menggunakan akun Twitter @YanHarahap.

Sebelumnya beredar video yang memperlihatkan atusias masyarakat mendapatkan sembako dari Presiden Jokowi sampai memicu kerumunan. Penyebab kerumunan karena masyarakat tidak sabar mengantre.

Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa pembagian sembako sebenarnya berjalan kondusif. Awalnya warga mengantre dengan menjaga jarak saat Presiden Jokowi memantau langsung dari dalam mobil.

Namun, saat Jokowi meninggalkan lokasi, warga mulai tidak kondusif. Warga terlihat berdesakan hingga berdorongan di dalam antrean untuk mendapatkan sembako.

Diketahui, Presiden Jokowi memutuskan perpanjangan pelaksanaan PPKM level 4 Jawa-Bali hingga 16 Agustus 2021. Perpanjangan itu merupakan strategi pemerintah untuk terus menjaga momentum penurunan kasus Covid-19 khususnya di wilayah Jawa dan Bali. 

Pengumuman keputusan itu disampaikan langsung koordinator PPKM level 4 Jawa-Bali yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Dia mengatakan, keputusan itu dibuat dalam rapat kabinet di Istana negara yang dipimpin langsung Presiden Jokowi. 

"Atas arahan presiden, PPKM 4, 3, 2, akan diperpanjang hingga 16 Agustus," kata Luhut sebagaimana dikutip dari siaran langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin (9/8/2021).[]