News

Warga Belum Vaksin Jangan Coba Tipu-tipu Surat Vaksin Palsu

Anies menegaskan, warga yang belum divaksin bakal dilarang berkegiatan di Jakarta.


Warga Belum Vaksin Jangan Coba Tipu-tipu Surat Vaksin Palsu
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan semua kegiatan masyarakat di Jakarta di tengah Covid-19 akan dibuka secara bertahap,tetapi syaratnya warga yang mau berkegiatan harus sudah di vaksin. Jika belum divaksin maka yang bersangkutan dilarang berkegiatan sekalipun tempat kerjanya sudah diizinkan beraktivitas. 

“Di Jakarta ketentuan itu ditambahkan satu, yaitu harus sudah vaksin. Jadi, walaupun sektornya dinyatakan diizinkan, tapi untuk di DKI ada penambahan, harus sudah vaksin,” kata Anies di Polda Metro Jaya, Minggu (1/8/2021).

Anies tak khawatir terkait adanya potensi kecurangan dari masyarakat yang bisa saja memberi keterangan palsu kepada petugas bahwa mereka sudah divaksin. Dia bilang hal ini sangat mudah dibuktikan.

Untuk melacak seseorang sudah divaksin atau belum, kata Anies, pihaknya hanya perlu mencari data diri orang tersebut di aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Data warga yang telah divaksin bakal diinput dalam aplikasi tersebut.

“Nanti aplikasi JAKI akan memudahkan, tinggal masukan nomor induk kependudukan, lalu akan muncul warna hijau sudah vaksin dua kali, warna kuning sudah vaksin satu kali, warna merah belum vaksin. Jadi, kalau ke mana-mana buka aplikasinya, tunjukan tanda hijau Anda bisa ke mana saja. Kalau Anda merah jangan pergi dulu karena berisiko,” terangnya.

Anies menerangkan, bagi warga yang belum bisa divaksin karena alasan medis hanya perlu membawa surat keterangan dari dokter yang menyatakan yang bersangkutan memang belum bisa divaksin karena alasan tertentu, misalnya punya penyakit bawaan atau baru sembuh dari paparan Covid-19.

“Ada masyarakat yang belum bisa vaksin karena alasan medis, ada alasan kesehatan yang membuat mereka tidak bisa vaksin. Yang kedua, ada yang baru sembuh dari covid yang belum bisa vaksin, nah mereka cukup membawa surat keterangan dari dokter bahwa mereka memang belum bisa vaksin atau kalau ada persoalan medis sehingga tidak bisa vaksin, cukup keterangan dokter itu akan bisa dikecualikan,” ucapnya.

Agar lebih leluasa berkegiatan di Jakarta di tengah pandemi ini, Anies mengajak seluruh warga Jakarta untuk menerima vaksin. Saat ini untuk mendapatkan vaksinasi gratisan dari pemerintah sudah cukup mudah, sebab sentra vaksinasi tersebar hampir di seluruh Jakarta.

"Lokasi vaksinasi ada di mana saja, Anda tinggal datang hari ini, besok langsung bisa vaksin. Jadi, kalau mau ke pasar besok, hari ini bisa vaksin di ratusan tempat di Jakarta. Jadi, alasan bahwa tidak bisa vaksin itu kalau untuk Jakarta agak sulit diterima alasan itu, karena Anda bisa akses di mana saja, kapan saja,” tandasnya.[]