Rahmah

Wapres KH Maruf Amin Ajak Masyarakat untuk Bersabar Hadapi Pandemi Covid-19

Idul Adha identik dengan ujian dan cobaan, sebagaimana kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.


Wapres KH Maruf Amin Ajak Masyarakat untuk Bersabar Hadapi Pandemi Covid-19
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (ISTIMEWA)

AKURAT.CO  Wakil Presiden KH Maruf Amin menghadiri Takbir Akbar Hari Raya Idul Adha 1442 H yang digelar secara virtual, Senin (19/7/2021).

Kiai Maruf mengatakan, jika Idul Adha identik dengan ujian dan cobaan, sebagaimana kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail. Nabi Ibrahim AS diuji oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya yaitu Nabi Ismail AS tepat pada 10 Dzulhijjah.

Mendengar hal itu, Nabi Ismail pun menerima ujian tersebut dengan sabar dan ikhlas. Ia mempersilakan ayahnya untuk mengorbankan dirinya, sepanjang itu atas perintah Allah SWT. 

Lanjut lanjut, Kiai Ma'ruf mengatakan jika dunia ini merupakan tempatnya cobaan. Al-Qur'an menjelaskan bahwa Allah SWT akan menguji umatnya dengan rasa takut, rasa lapar, kekurangan harta ataupun dengan cobaan lainnya.

Kemudian Wapres Ma'ruf  mengajak masyarakat untuk bersabar dalam menghadapi cobaan pandemi Covid-19. Namun, Ma'ruf mengingatkan jika sabar itu bukan berarti hanya berdiam diri tanpa adanya usaha yang berarti.

"Tetapi sabar tidak berarti kita diam, tidak berarti kita pasif. Sabar dalam arti sesungguhnya kita harus berjuang. Kita tidak boleh berdiam diri, apalagi kalau kita sampai mengorbankan diri kita menjadi korban Covid-19," kata Kiai Ma'ruf.

Selanjutnya, Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengimbau menjaga diri dari Covid-19 adalah kewajiban. Menjaga diri itu juga adalah salah satu dari tujuan syariah atau maqashid syariah.

"Berobat dari penyakit juga merupakan suatu kewajiban. Itulah sebabnya pemerintah menerapkan aturan, menerapkan PPKM, prokes untuk menjaga diri kita dari Covid ini," jelas Kiai Ma'ruf.

Kiai Ma'ruf juga mengajak umat Islam untuk mengamalkan makna Idul Adha, di mana pada hari raya Idul Adha merupakan semngat untuk berkurban dan berbagi kepada sesama.

Menurut Kyai Kelahiran Banten itu, Hari Raya Idul Adha identik dengan pembagian daging hewan kurban, dimana pada hari itu masyarakat juga harus bisa membagikan kebaikan lainnya. Terlebih disaat banyak orang tengah membutuhkan pada situasi sekarang ini.

"Pada hari ini kita dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban yang dagingnya di bagikan kepada orang yang membutuhkan," sambung Wapres.

Acara yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) ini dihadiri Wakil Presiden Joko Widodo, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan ormas Islam, dan pimpinan lembaga tinggi negara.[]