Ekonomi

Wapres Janji Melalui GNWU, Hasil Wakaf Uang Akan Digunakan untuk Kepentingan Umat

Wapres Ma'ruf Amin menilai pengembangan dana sosial syariah melalui GNWU diupayakan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi keuangan syariah


Wapres Janji Melalui GNWU, Hasil Wakaf Uang Akan Digunakan untuk Kepentingan Umat
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyambut kelahiran cucu ke-25 lewat video call (Instagram/kyai_marufamin)

AKURAT.CO Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa pengembangan dana sosial syariah melalui Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) diupayakan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi keuangan syariah. Mengingat potensi dana sosial syariah di tanah air sangatlah besar diantaranya wakaf yang mencapai Rp180 triliun per tahun.

"Maka dengan itu pemerintah melakukan upaya transformasi pengelolaan wakaf melalui Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU). Sebab Wakaf di Indonesia sebagian besar tidak berbentuk wakaf uang, melainkan dalam bentuk masjid, madrasah dan makam/kuburan. Nah melalui wakaf uang, harta benda wakaf akan menjadi lebih fleksibel," tuturnya pada saat webinar Sharia Fair 2021 di Jakarta, Senin (5/4/2021).

Wakaf uang ini, lanjutnya, akan diinvestasikan yang hasilnya dikembalikan untuk kepentingan umat seperti pendidikan, bantuan sosial dan pengembangan usaha kecil syariah dengan tidak mengurangi pokok wakafnya.

" Program GNWU merupakan upaya pemerintah dibawah koordinasi badan wakaf indonesia (BWI) untuk menfasilitasi agar potensi wakaf uang dapat tergali dengan optimal dan pengelolaan dilakukan secara professional dan akuntable," tegasnya.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu pemerintah secara resmi meluncurkan  (GNWU) sebagai salah satu upaya dalam mengurangi ketimpangan sosial untuk pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Indonesia, diantaranya melalui pemanfaatan wakaf.

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwasanya pada tahun 2021 ini pemerintah akan terus mencari jalan dan terobosan untuk mengurangi ketimpangan sosial untuk pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Indonesia, salah satunya melalui pemanfaatan wakaf.

Presiden Jokowi mengakui, potensi wakaf di Indonesia sangat besar, baik wakaf benda tidak bergerak maupun benda bergerak termasuk wakaf dalam bentuk uang.

 “Oleh karena itu, kita perlu perluas lagi cakupan pemanfaatan wakaf, tidak lagi terbatas untuk tujuan ibadah tetapi dikembangkan untuk tujuan sosial-ekonomi yang memberikan dampak signifikan bagi pengurangan kemiskinan dan ketimpangan sosial dalam masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, Presiden Jokowi menyambut baik peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat rasa kepedulian dan solidaritas sosial dan mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial di Indonesia.