Ekonomi

Wanti-wanti Stabilisasi Harga Daging Hingga Jelang Nataru, Pemerintah Siapkan Apa?

BUMN Peternakan, Berdikari siap mendukung stabilisasi harga daging menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.


Wanti-wanti Stabilisasi Harga Daging Hingga Jelang Nataru, Pemerintah Siapkan Apa?
Beberapa daging berada di kios Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (7/5/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, PT Berdikari (Persero) yang merupakan BUMN Peternakan mengklaim bakal mendukung stabilisasi harga daging menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Tahun 2021 ini adalah tahun yang luar biasa bagi Berdikari sebagai anggota Klaster Pangan BUMN. Dengan holdingisasi Klaster Pangan, kami yakin transformasi ekosistem pangan nasional semakin gencar menuju ketahanan pangan nasional,” ujar Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara dalam keterangan resminya, Jumat (3/12/2021).

Harry menyampaikan kesiapan Berdikari dalam mendukung stabilisasi harga daging jelang Natal dan Tahun Baru. Sampai dengan akhir November 2021 Berdikari mencatatkan realisasi pemesanan daging beku asal Brazil sebanyak 16.524 ton atau 83 persen dari kuota penugasan 2021. Adapun stok daging beku yang dimiliki Berdikari mencapai 325,82 ton.

Selain penjualan secara business to business, Berdikari juga melayani penjualan ritel langsung ke konsumen dengan harga sangat kompetitif.

Berdikari, sebagai BUMN yang hadir di masyarakat, menawarkan produk olahannya bernama BeBest hingga produk pangan lain pada saluran distribusi Gerai Daging Berdikari di geraidagingberdikari.co.id ataupun e-commerce terkemuka.

Dengan demikian masyarakat dapat melakukan pembelian dari kenyamanan rumah sendiri, terutama bila PPKM Level 3 jadi diterapkan pada masa Natal dan Tahun Baru.

Menanggapi tren penurunan harga telur di tingkat peternak yang menurut data Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia per 30 November 2021 telah mencapai Rp 17.500/kg di Blitar setelah sebelumnya sempat mencapai Rp 22.500/kg, BUMN Peternakan tersebut kembali mengimbau seluruh pihak mulai dari BUMN hingga swasta mendukung Aksi Solidaritas Bersama Untuk Peternak Rakyat yang di inisiasi Kementerian Koordinator Perekonomian.

Dalam waktu dekat, Berdikari sebagai pembeli dari peternak rakyat akan bersinergi dengan Bank Mandiri untuk menyerap 15 ton telur sebagai upaya lanjutan pengembalian harga telur di tingkat peternak sesuai harga acuan pembelian (HAP) Kementerian Perdagangan.

Hal tersebut menjadikan serapan telur yang dilaksanakan Berdikari pada 2021 mencapai 78,46 ton atau lebih dari 1,3 juta telur.