News

Wanita Bersuami di China Sukses Perdaya Belasan Pria, Raup Rp4,3 Miliar dari Hasil Menipu

Uang haram itu lalu digunakan pelaku untuk menghidupi gaya mewahnya

Wanita Bersuami di China Sukses Perdaya Belasan Pria, Raup Rp4,3 Miliar dari Hasil Menipu
Pelaku telah berkencan dengan 18 pria sekaligus dan berhasil menipu milyaran rupiah dengan iming-iming pernikahan (Handout/SCMP)

AKURAT.CO, Seorang wanita di China sukses memperdayai belasan pria hingga meraup 2 juta yuan (Rp4,3 miliar) dari aksi menipunya. Uang haram itu lalu digunakan pelaku untuk menghidupi gaya mewahnya.

Wanita tersebut, yang berprofesi sebagai model fesyen, diduga telah melakukan penipuan besar-besaran, dengan korban mencapai hampir 20 pria. Karena tuduhan ini, ia ditangkap polisi.

Tersangka, yang hanya diidentifikasi dengan warga Wu. Ia dilaporkan telah 'mengobral cinta' dengan dengan banyak pria, hingga pada satu titik, berkencan dengan 18 pria secara bersamaan.

baca juga:

Menurut Shanghai TV, Wu terlibat asmara dengan banyak pria setidaknya sejak tahun 2017.

Dalam melancarkan aksinya, Wu pura-pura setuju untuk menikahi para korbannya. Ia bahkan menjalani foto 'pre-wedding' demi meyakinkan para korbannya bahwa cintanya tulus untuk mereka.

Berapa korban yang berhasil diperdaya, merasa begitu terpesona oleh Wu. Mereka sangat percaya kepadanya sampai-sampai memanggil wanita itu dengan panggilan 'istriku'. Hal ini terbukti dalam percakapan online antara Wu dan korbannya.

Wanita Bersuami di China Sukses Perdaya Belasan Pria, Raup Rp4,3 Miliar dari Hasil Menipu - Foto 1
Departemen Kepolisian Shanghai

Dibutakan oleh cinta, para korban lantas dengan mudah diperdaya. Tanpa berpikir panjang, mereka dengan gampangnya mentransfer uang yang diminta Wu.

Dalam alasannya sendiri, Wu kerap memberi dalih-dalih palsu. Kepada pacar-pacarnya, ia mengaku membutuhkan uang karena ayahnya menderita kanker stadium akhir dan dia harus menutupi biaya pengobatannya. Di lain waktu, Wu mengatakan kakaknya membutuhkan uang untuk membeli flat untuk pernikahannya.

Pada kesempatan lain, Wu menggunakan sepupunya, yang katanya dipenjara dan perlu uang jaminan untuk bebas. Ia juga pernah beralasan  butuh uang untuk membayar tagihan pajak setelah mewarisi properti.

Begitu meyakinkannya rutinitas Wu sehingga beberapa pria mengambil pinjaman untuk memenuhi permintaannya akan uang tunai, kata polisi Shanghai.

Namun, para korban tidak tahu jika Wu ternyata sudah bersuami. Wanita 29 tahun ini telah menikah secara resmi sejak 2014 dengan seorang pria, bermarga Zeng. Dari perkawinannya itu, Wu memiliki seorang putra berusia dua tahun.

Karenanya saat beberapa pacarnya mulai membicarakan pendaftaran pernikahan, Wu selalu berkilah. Berjuta alasan pun ia berikan demi bisa menunda pendaftaran untuk menikah.

Karena itulah, para korban Wu menjadi curiga. Mereka bergegas meminta uang yang telah mereka berikan, dan mengancam melapor polisi jika Wu menolak.

Ditekan, Wu lantas memulai skema Ponzi untuk mengatasi tuntutan para pria tersebut. Ia lalu mengakali beberapa pacar barunya, meminjam uang darinya guna membayar kembali uang yang diminta kekasih-kekasihnya yang lama.

Jaringan kebohongan Wu yang semakin rumit akhirnya terbongkar pada awal tahun ini. Ia kepergok setelah meminta salah satu pacarnya, yang bermarga Wang, untuk menyamar sebagai saudara laki-lakinya. Wang telah dimanfaatkan Wu demi membantu menyingkirkan pria lain, bermarga Li.

Li sendiri telah difitnah, dan kata Wu, ia mengejarnya karena masalah pajak yang  belum dibayar.

"Pria (Li) itu bertanya kepada saya kapan kami bisa mengembalikan uang itu kepadanya. Dia bilang dia kekurangan uang dan dia sudah menjual rumahnya.

"Saat itu, saya langsung curiga pada Wu. Bagaimana mungkin seseorang yang sudah menjual rumahnya sendiri, memaksa orang lain untuk membayar pajak?" ucap Wang kepada polisi. “

Wanita Bersuami di China Sukses Perdaya Belasan Pria, Raup Rp4,3 Miliar dari Hasil Menipu - Foto 2
Departemen Kepolisian Shanghai

Kenyataannya, Li telah meminjamkan satu juta yuan kepada Wu, dengan menjual satu-satunya properti miliknya. Li yang diperdaya, merasa kasihan kepada Wu karena sikapnya yang meyakinkan bahwa dia sedang  kekurangan uang.

Wang, sementara itu, telah meminjamkan 900 ribu yuan kepada Wu. Pinjaman ini diberikan pada bulan Juni lalu, setelah Wu mengatakan bersedia menikah dengan Wang, dan membutuhkan uang untuk membawa orang tuanya dan mengatur pernikahan.

Setelah Wu mengatakan dia tidak bisa segera mengembalikan uang itu, Wang pergi ke polisi pada bulan Juli.

Polisi berhasil melacak Wu di sebuah rumah kontrakan tempat dia tinggal bersama suaminya Zeng.

Ketika diinterogasi oleh polisi, Wu mengatakan bahwa dia bekerja sebagai seorang model fesyen. Namun, dia masih berkilah, mengaku lajang dan mengklaim telah dirayu oleh banyak pelamar. Wanita ini lantas mengatakan dia berkencan dengan para korban sebagai cara untuk mendanai gaya hidup mewahnya. 

Uang itu, kata Wu, juga demi mendukung saudara laki-laki, saudara perempuan, dan orang tuanya yang tinggal di luar Shanghai.

Polisi mengatakan penyelidikan mereka sedang berlangsung.

Setelah kisah ini menyebar, para pengguna internet tercengang, tapi juga terpesona dengan kehidupan rumit yang dijalani Wu.

"Dia benar-benar ahli dalam manajemen waktu," kata seorang pengguna Weibo.

"Saya bahkan tidak punya satu pacar, tapi dia punya 18. Sekarang saya tahu dimana pria lajang di dunia," canda orang lain.

"Tanpa memeriksa latar belakang wanita ini dengan hati-hati, pria-pria itu meminjamkan banyak uang padanya. Saya akan mengatakan bahwa para korban ini memiliki IQ rendah," komentar pengguna lain. []