News

Wanita Australia Sengaja Bakar Hotel Karantina, Bahayakan 163 Tamu Lainnya

Ia sudah beberapa hari dikarantina di Pacific Hotel, Cairns, Queensland, Australia, sejak tiba dari negara bagian lain.


Wanita Australia Sengaja Bakar Hotel Karantina, Bahayakan 163 Tamu Lainnya
Pacific Hotel, Cairns, Queensland, Australia, terbakar pada Minggu (28/11) akibat ulah seorang wanita yang menjalani karantina di sana. (Foto: ABC News Australia) ()

AKURAT.CO Seorang wanita berusia 31 tahun diduga menyalakan api di bawah tempat tidur sebuah hotel karantina di Cairns, Queensland, Australia. Ia pun dijerat pasal pembakaran dan perusakan yang disengaja.

Dilansir dari ABC News Australia, kebakaran melalap 2 kamar di lantai atas Pacific Hotel pada Minggu (28/11) pagi. Lebih dari 160 tamu sontak dievakuasi dari hotel 11 lantai tersebut.

Menurut Kepolisian Queensland, seluruh penghuni dievakuasi dengan aman. Namun, bangunan tersebut mengalami kerusakan parah.

Menurut pernyataan Kepala Inspektur Chris Hodgman, pelaku telah berada di fasilitas itu selama beberapa hari sejak tiba dari negara bagian lain. Ia akan menghadiri sidang di Pengadilan Cairns pada Senin (29/11) dengan 1 tuduhan pembakaran dan 1 tuduhan perusakan yang disengaja.

Wanita Australia Sengaja Bakar Hotel Karantina, Bahayakan Nasib 163 Tamu Lainnya - Foto 1
ABC News Australia

Sementara itu, 163 orang yang menginap di 132 kamar hotel berhasil diselamatkan oleh staf hotel dan layanan darurat dalam hitungan menit. Mereka awalnya ditempatkan di lokasi lain, tetapi kini telah dipindahkan.

"Kami berlatih dengan baik dan kami telah menjalankan skenario yang kini jadi nyata. Jadi, para staf sangat menyadari apa yang perlu mereka lakukan untuk mengevakuasi orang-orang," terang penjabat Kepala Petugas Kesehatan Queensland Peter Aitken.

Inspektur Hodgman pun memastikan polisi fokus pada nasib orang-orang yang dievakuasi.

"Ini cukup traumatis bagi sejumlah orang, jadi itulah fokus kami saat ini. Banyak barang mereka masih tertinggal di kamar, jadi kami harus mengembalikannya kepada mereka sebaik mungkin. Bayangkan, terbangun pada hari Minggu jam 7 pagi dengan kejadian ini," pungkasnya.[]