News

Wang Yaping Jadi Astronaut China Perempuan Pertama yang Akan Kunjungi Stasiun Luar Angkasa

Dalam misi ini, Wang Yaping didampingi oleh dua astronaut lainnya.


Wang Yaping Jadi Astronaut China Perempuan Pertama yang Akan Kunjungi Stasiun Luar Angkasa
Dalam misi ini, Wang Yaping didampingi oleh dua astronaut lainnya. (Reuters)

AKURAT.CO, Pesawat ruang angkasa berawak, Shenzhou-13, milik China siap diluncurkan. Wang Yaping akan menjadi astronaut wanita China pertama yang mengunjungi stasiun luar angkasa China dan melakukan kegiatan ekstravehicular

Dilansir dari CNN, Wang Yaping yang kini berusia 41 tahun adalah bagian dari tim yang beranggotakan tiga orang. Mereka menuju stasiun ruang angkasa Tiangong.

China bercita-cita untuk menyelesaikan stasiun dan memiliki awak penuh pada Desember 2022 mendatang. Sebelumnya, bulan lalu, tiga astronaut China lainnya berhasil menyelesaikan masa tinggal tiga bulan di pesawat. Mereka mengerjakan modul inti stasiun dan melakukan dua perjalanan ruang angkasa untuk memasang peralatan.

Kali ini, tim Wang akan tinggal selama 183 hari, tugas terlama di luar angkasa oleh astronaut China. Dia akan didampingi oleh komandan misi Zhai Zhigang (55) dan Ye Guangfu (41).

Pesawat ruang angkasa mereka dijadwalkan lepas landas dari Gurun Gobi di barat laut China pada pukul 12:23 waktu Beijing pada hari Sabtu, menurut keterangan Program Luar Angkasa Berawak China pada Kamis lalu.

Persiapan untuk mereka tinggal sudah lama dilakukan. Bulan lalu, sebuah kapal kargo mengirimkan 6 metrik ton makanan, air, botol oksigen, pakaian antariksa, dan kebutuhan lainnya ke stasiun.

Ini akan menjadi misi luar angkasa kedua Wang. Ia sebelumnya adalah seorang mayor di Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok dan pilot pesawat angkut. Wang kemudian direkrut sebagai calon astronaut pada 2010 lalu.

Pada 2013, ia menghabiskan 15 hari di orbit dengan misi Shenzhou-10. Dari modul stasiun ruang angkasa percobaan, dia memberikan kuliah sains kepada 60 juta siswa di seluruh China, menunjukkan kepada mereka tegangan permukaan cairan di luar angkasa, melakukan gerakan kung fu, dan menjawab pertanyaan para siswa.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN pada tahun 2015, Wang menceritakan saat pertama dia melihat Bumi dari luar angkasa.

"Ketika saya melihat ke luar jendela untuk pertama kalinya, saya menyadari arti sebenarnya dari kekuatan kehidupan.. keindahan semacam itu di luar pemahaman," katanya.

Menurut Wang, program luar angkasa berawak tanpa astronaut wanita tidak akan lengkap.

"Seperti peran perempuan dalam keluarga. Perempuan punya tanggung jawab. Kami juga membuat misi yang serius lebih hidup dan menyenangkan," katanya. []