News

Wamenag: Pesona Sebagai Komitmen Kemenag Persiapkan Generasi Emas 2045

Zainut Tauhid Saádi resmi menutup Pekan Seni dan Olahraga (Pesona) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) tahun 2022 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.


Wamenag: Pesona Sebagai Komitmen Kemenag Persiapkan Generasi Emas 2045
Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhid Saádi (Dok. Pribadi)

AKURAT.CO, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhid Saádi resmi menutup Pekan Seni dan Olahraga (Pesona) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) tahun 2022 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dilaksanakan selama enam hari, sejak Senin (8/8/2022) sampai Sabtu (13/8/2022).

Perhelatan Pesona I PTKN 2022 diikuti 62 PTKN se-Indonesia, dengan total peserta lomba 3.549 orang yang terdiri dari 24 UIN, 29 IAIN, 5 STAIN dan 4 PTKN (UHN I Gusti Bagus Sugriwa, IAKN Kupang, STAKN Pontianak dan STABN Sriwijaya Tangerang).

Kejuaraan ini memperebutkan medali dari 22 cabang perlombaan yang terdiri dari 12 cabang perlombaan Bidang Seni; Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqoh Hifzhil Qur’an (MHQ), Musabaqoh Syarhil Qur’an (MSQ), Pop Solo Islami, Cipta Lagu Islami, Musikalisasi Hadits, Puitisasi Terjemah Al-Qur’an, Qosidah Modern, Kaligrafi, Film Pendek, Stand Up Comedy, dan Monolog. 10 cabang pertandingan Bidang Olahraga; Tenis Meja, Catur, Pencak Silat (seni), Karate (Seni/Kata), Taekwondo (seni), Volleyball, Bulu Tangkis, Basketball, Futsal dan Panjat Tebing.

baca juga:

Pemukulan gong menjadi penutup Pesona I PTKN yang dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily, Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Kemenag Republik Indonesia, Muhammad Ali Ramdhani, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam  Suyitno, Rektor PTKN dan Wakil Rektor se-Indonesia.

"Saya memberikan apresiasi yang tinggi, atas terselenggaranya kegiatan Pekan Seni dan Olahraga Nasional (Pesona) Pertama, sebagai metamorfosis dari kegiatan sebelumnya, yang bernama Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (Pionir), yang telah diselenggarakan sebanyak sembilan kali sebagai momentum dua tahunan," kata Wamenag dalam sambutan di gedung Anwar Musaddad kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jumat (12/8/2022) malam. 

Digelarnya perhelatan seni dan olahraga, yang didesain oleh kaum terpelajar Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), sangat penting. Membuktikan bahwa Keluarga Besar Kementerian Agama, terus-menerus memberikan kontribusi bagi pembangunan sumber daya manusia.

"Dua dimensi kemanusiaan, seni dan olah raga, hakikatnya adalah pembangunan fisik sekaligus mental, sebagai salah satu tugas perguruan tinggi," tegasnya.

Menurutnya, ada korelasi positif antara kebiasaan berolahraga dengan aktivitas berpikir. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik, termasuk didalamnya olahraga, akan meningkatkan aliran darah ke otak. Hal ini memungkinkan tubuh untuk membangun lebih banyak koneksi antara saraf di dalam otak.

Aktivitas fisik dapat meningkatkan memori, merangsang kreativitas dan membantu otak mengembangkan keterampilan memecahkan masalah (problem solving) yang lebih baik.