News

Wali Kota Banjarmasin Minta ASN Aktif Sosialisasikan PPKM

Pejabat Wali Kota Banjarmasin meminta setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut aktif menyosialisasikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)


 Wali Kota Banjarmasin Minta ASN Aktif Sosialisasikan PPKM
Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan operasi protokol kesehatan bersama dengan unsur Tiga Pilar pada Minggu (28/2/2021) dini hari. (AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO, Pejabat Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Akhmad Fydayeen meminta setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut aktif menyosialisasikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro hingga 19 April.

"Sebagaimana saya sampaikan kemarin kepada seluruh pegawai, bahwa satu pegawai saja misalkan tetangganya ada lima orang, tolong berikan mereka diimbau, jadi jumlah pegawai kita ada berapa, dan ini akan sangat efektif dalam rangka menaati protokol kesehatan saat PPKM," ucapnya di Banjarmasin, Senin, (12/4/2021) kemarin.

Menurut Akhmad Fydayeen, keberhasilan pelaksanaan PPKM skala mikro harus didukung semua pihak, utamanya perangkat pemerintahan.

Apalagi pemerintah kota ini memiliki sekitar 6.000 ASN hingga bisa efektif digerakkan untuk mengefektifkan pencegahan penyebaran COVID-19 yang masih tinggi di daerah ibu kota provinsi ini.

"Kami juga berharap pihak swasta juga remaja mesjid membantu pemerintah untuk mensosialisasikan PPKM ini, apalagi saat Ramadhan," paparnya.

Dia berharap bisa mengefektifkan kegiatan PPKM skala mikro selama Ramadhan, sehingga kesadaran masyarakat untuk menaati aturan protokol kesehatan semakin meningkat.

"Demi terciptanya kesehatan dan keselamatan pada masa pandemi COVID-19 bagi semuanya, jangan sampai meningkatkan terus yang terpapar," tuturnya.

Akhmad Fydayeen meminta masyarakat dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan ini khususnya pelaksanaan sholat taraweh berjamaah dan buka puasa bersama, mentaati panduan beribadah di bulan Ramadhan yang dikeluarkan Kementerian Agama.

"Kita harapkan semuanya jangan lengah, ingat daerah kita sedang melaksanakan PPKM skala mikro, artinya pembatasan itu hingga lingkungan tingkat RT," ujarnya.

Sebagaimana harus diwaspadai, jumlah kasus COVID-19 di Kota Banjarmasin sudah mencapai 8.102 orang, sembuh sebanyak 7.051 orang dan meninggal dunia sebanyak 194 orang. []

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu