Rahmah

4 Makam Wali di Jawa Tengah yang Patut Anda Kunjungi

4 Makam Wali di Jawa Tengah yang Patut Anda Kunjungi
Makam Sunan Kudus, makam wali di Jawa Tengah (pinterest.com)

AKURAT.CO Wali songo adalah orang-orang yang dikenal sebagai pendakwah awal di tanah Jawa. Mereka sukses membawa Islam ke masyarakat dengan pendekatan yang harmonis.

Kesuksesan para wali dapat dilihat misalnya banyaknya pesantren di berbagai daerah di Indonesia. Islam tersebar di jagat bumi Indonesia, tidak lepas dari peran para wali Allah.

Jawa Tengah memang dikenal memiliki banyak destinasi wisata religi karena merupakan wilayah bersejarah dalam penyebaran agama Islam. Hal ini dibuktikan dengan adanya keberadaan Kerajaan Demak sebagai kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa.

baca juga:

Berikut Akurat.co rangkum daftar makam Wali Songo yang ada di Jawa Tengah:

1. Makam Sunan Muria, Kudus

Sunan Muria merupakan wali yang menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa dan anggota dari sembilan wali atau Wali Songo. Adapun wilayah dakwah Sunan Muria yaitu meliputi daerah Kudus, Pati dan daerah-daerah pedalaman di sekitar gunung Muria.

Kompleks Makam Sunan Muria berada di Bukit Muria yang terletak di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah. Kompleks makam tersebut berada pada ketinggian lebih dari 1600 meter di atas permukaan laut.

2. Makam Sunan Kudus, Kudus 

Sunan Kudus selain dikenal sebagai seorang wali, dan juga ahli dalam bidang agama, salah satu anggota Wali Songo ini juga dikenal sebagai pedagang yang kaya. Sunan Kudus mendapat gelar Waliyyul Ilmi, sehingga beliau diangkat sebagai penghulu (Qodi) di kerajaan Demak.

Makam Sunan Kudus berada di kawasan masjid Al-Aqsha Kudus di Jalan Kauman, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus. Masjid Al-Aqsha Kudus merupakan masjid peninggalan Sunan Kudus yang memiliki arsitektur unik karena mempunyai gapura serta menara layaknya kuil agama Hindu. Tujuannya agar masyarakat Kudus yang saat itu baru memeluk Islam dari agama Hindu tidak merasa asing jika masuk ke dalam masjid.

3. Makam Sunan Bonang, Tuban 

Sunan Bonang lahir pada tahun 1465, dengan nama Raden Maulana Makdum Ibrahim. Beliau merupakan  putra Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila. Diketahui Sunan Bonang wafat pada tahun 1525, dan dimakamkan di kota Tuban. 

Kompleks Makam Sunan Bonang yang berada di Dukuh Kauman, Kelurahan Kutorejo, Tuban. Makam ini terbagi menjadi tiga halaman. Pada halaman pertama terdapat dua buah pendopo kecil. Di halaman kedua terdapat dua buah pendopo rante yang di dalamnya terdapat 27 benda cagar budaya bergerak serta dua buah yoni di dekat pendopo. Sedangkan di halaman ketiga terdapat makam Sunan Bonang di dalam cungkup. 

4. Makam Sunan Kalijaga, Demak 

Nama Sunan Kalijaga begitu familiar di kalangan masyakarat Muslim pulau Jawa, karena kemampuan beliau yang mampu menyesuaikan tradisi Jawa dalam berdakwah menyebarkan agama.

Sunan Kalijaga memiliki nama asli Raden Sahid, beliau lahir sekitar tahun 1450 Masehi. Sunan Kalijaga merupakan putera dari Adipati Tuban yang memiliki nama Tumenggung Arya Wilatikyta atau Raden Sahur, sedangkan ibu Sunan Kalijaga bernama Dewi Nawangrum.

Meskipun lahir sebagai bangsawan di Tuban, beliau dimakamkan di Demak, yaitu di pemakaman Kadilangu, Desa Kadilangu, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Hingga kini, makam Sunan Kalijaga merupakan salah satu makam yang sering dikunjungi peziarah.[]