Ekonomi

Walau Pandemi, Bank Indonesia Proyeksikan Total Transaksi E-commerce Sentuh 48,4 Persen

Bank Indonesia mengungkapkan proyeksi ekonomi digital di tahun 2021 ini akan tetap positif meski pandemi masih melanda


Walau Pandemi, Bank Indonesia Proyeksikan Total Transaksi E-commerce Sentuh 48,4 Persen
Ilustrasi perdagangan digital (e-commerce) (AKURAT.CO)

AKURAT.CO Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Fitria Irmi Triswati menyampaikan bahwa proyeksi ekonomi digital di tahun 2021 ini akan tetap positif meski pandemi masih melanda.

"Kami memproyeksikan di tahun 2021 ini ekonomi keuangan digital diperkirakan tetap positif, hal ini didorong dengan adanya peningkatan preferensi dan akseptasi masyarakat. Kemudian juga semakin membaiknya kinerja e-commerce serta layanan pembayaran yang terus meluas baik oleh bank maupun oleh fintech," ucapnya pada saat webinar Financial Services Industry Menuju Era Society 5.0: Dukungan Lembaga Keuangan Untuk Pengusaha Muda di Jakarta, Kamis (29/7/2021).

Lebih lanjut, dirinya memaparkan, menurut data yang diterima tercatat untuk tahun 2021 ini total transaksi khusus e-commerce diproyeksikan akan mencapai 48,4%.

"Kemudian penggunaan uang elektronik pada 2021 diproyeksikan mencapai 35,7%. Dan yang terakhir adalah transaksi digital banking pada 2021 diproyeksikan akan naik mencapai 30,1%," tuturnya.

Seperti diketahui, banyak para pelaku usaha mengakui adanya pandemi Covid-19 membuat omzet permintaan serta pendapatan mereka semakin menurun. Apalagi baru-baru ini kembali diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah dalam rangka mengurangi penyebaran kasus Covid-19 yang semakin membludak.

Oleh karena itu, pemerintah seringkali menghimbau agar para pelaku usaha mulai bertransformasi menuju digital apalagi di tengah persaingan dunia jual beli. Maka perlu adanya penggunaan teknologi  yang saat ini semakin maju.

Digitalisasi dapat dimanfaatkan untuk mereka yang memiliki usaha dagang dengan menerapkan ekonomi digital. Sebab saat ini ekonomi digital di Indonesia sudah menjadi semakin maju dan menjadi berkembang.

Maka adanya ekonomi digital, masyarakat dapat dengan mudah untuk melakukan jual beli di marketplace baik melalui web, sosial media dan e-commerce.

Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan bahwa dalam rangka bertahan di masa pandemi Covid-19, salah satu strategi yang dapat dilakukan UMKM adalah dengan bergabung ke dalam marketplace atau berjualan dan memasarkan produknya secara digital melalui platform e-commerce. Mengingat saat ini sudah semakin banyak masyarakat yang go digital yang terlihat dari angka peningkatan transaksi beberapa e-commerce besar.