Rahmah

Waktu yang Tepat untuk Sahur Menurut Rasulullah

Waktu sahur menurut Rasulullah Saw


Waktu yang Tepat untuk Sahur Menurut Rasulullah
Ilustrasi jam alarm (Pixabay/Jan Vašek)

AKURAT.CO, Sahur, juga disebut Sehur, Sehri, Sahari dan Suhoor dalam bahasa lain, adalah sebuah istilah Islam yang merujuk kepada aktivitas makan oleh umat Islam yang dilakukan pada dini hari bagi yang akan menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadan.

Terkait dengan waktu sahur, kapan sih baiknya orang Islam melakukan sahur? Jam berapa Nabi Muhammad mencontohkan kita sebagai orang Islam mencontohkan makan sahur?

Menurut Abu Bakar Al-Kalabazi, maksud dari mengakhirkan sahur tersebut ialah makan sahur di sepertiga terakhir malam. Dalam kitabnya Bahrul Fawaid disebutkan:

 وسئل النبي صلى الله عليه وسلم: أي الليل أسمع؟ قال: الثلث الأخير من الليل. وقد قال صلى الله عليه وسلم: من الفطرة تأخير السحور، أراد إن شاء الله أن يقع في الثلث الأخير من اليل ليكون فيه دعوة واستغفار فيجاب، وسؤال حاجة فتقضى 

Artinya: “Nabi SAW pernah ditanya, ‘Malam apa yang paling didengar (do’a)?’ ‘Sepertiga terakhir malam,’ tegas Nabi SAW. Dalam hadits lain, Nabi SAW berkata, ‘Mengakhirkan sahur ialah bagian dari fitrah.’ Kemungkinan yang dimaksud mengakakhirkan sahur di sini ialah mengerjakannya di sepertiga terakhir malam. Karena pada waktu itu doa, ampunan, dan hajat dikabulkan Allah SWT.”

Maka jelas bahwa waktu sahur yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad melalui haditsnya adalah ketika sepertiga malam. Di waktu itu sangat dianjurkan untuk melakukan sahur karena waktu dimana doa diijabah oleh Allah. Wallahu A'lam.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu