Ekonomi

Wakil Rakyat Minta Informasi Vaksin Tidak Menakutkan

Wakil Rakyat Minta Informasi Vaksin Tidak Menakutkan
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin saat menjadi pembicara dalam diskusi Empat Pilar MPR RI di Media Center, Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (7/12/2020). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin meminta agar pemerintah bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan secara transparan seluruh hasil uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac kepada masyarakat tanpa ada yang harus ditutupi.

Sebelum vaksinasi dilaksanakan pada 13 Januari, penting bagi masyarakat untuk mengetahui tingkat efikasi dan efektivitas vaksin COVID-19.

"Penyampaian Informasi Vaksin COVID-19 kepada masyarakat jangan menjadi hal yang menakutkan. Diperlukan pendekatan yang kreatif serta pemberian informasi yang lengkap baik dari sisi efek samping dan sisi positif dari penggunaan vaksin tersebut,” ucap Azis melalui lansiran web resmi DPR RI.

baca juga:

Tak hanya itu saja, dirinya juga mendorong agar BPOM tidak terburu-buru dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam memberikan izin edar vaksin COVID-19.

"Hal itu dilakukan agar pelaksanaan vaksinasi benar-benar ampuh untuk memberikan kekebalan pada tubuh dalam melawan Virus Corona," terangnya.

Selain itu, politisi Partai Golkar tersebut juga mengimbau agar pemerintah dan BPOM melibatkan aparat keamanan dalam menjaga dan mengamankan vaksin yang didistribusikan ke beberapa daerah agar tidak terjadi penyalahgunaan serta meminimalisir adanya aksi atau insiden yang akan menghambat proses vaksinasi.

"Aparat keamanan TNI dan Polri harus dilibatkan dan dapat ikut serta memberikan informasi yang positif kepada seluruh pihak. Jangan sampai masyarakat mendapatkan pemahaman yang salah," pungkasnya.

Sebagai Informasi, beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo kembali menyampaikan bahwa dirinya akan menjadi orang Indonesia pertama yang divaksin Covid-19.

Rencananya, vaksinasi mulai dilakukan pada minggu kedua Januari 2021 atau pekan depan.

Azis Muslim

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu