News

Wakil Ketua MPR: Mahasiswa dan Diaspora RI di Inggris Harus Terus Jaga 4 Pilar

Syarief Hasan: Penting bagi setiap WNI untuk dapat menjaga dan mengaplikasikan nilai-nilai kebangsaan khusunya yang menjadi 4 Pilar MPR RI.


Wakil Ketua MPR: Mahasiswa dan Diaspora RI di Inggris Harus Terus Jaga 4 Pilar
Wakil Ketua Umum Demokrat, Syarief Hasan. (AKURAT.CO/Khalishah Salsabila)

AKURAT.CO Dalam kunjungan kerja ke Inggris, Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan melakukan kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang berlangsung di KBRI London dengan dihadiri oleh Perwakilan PPI UK dan Diaspora Indonesia di Inggris. 

Dalam kunjungan tersebut, Syarief Hasan menyampaikan betapa pentingnya aspirasi para pelajar Indonesia dan juga masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri untuk dapat berpartisipasi di dalam setiap proses perumusan kebijakan. 

Masukan serta rekomendasi yang diberikan dapat memberikan perspektif baru bagi Pemerintah Indonesia dan para pemangku kepentingan di Indonesia dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan rakyat. 

Dalam kesempatan tersebut, politikus senior Partai Demokrat ini menyampaikan, penting bagi setiap warga negara Indonesia untuk dapat menjaga dan mengaplikasikan nilai-nilai kebangsaan khusunya yang menjadi 4 Pilar MPR RI. 

“Dengan kalian tinggal jauh dari rumah, kalian tetap harus memiliki rasa nasionalisme dan kebanggaan sebagai bagian dari banga Indonesia. Saya yakin, adik-adik PPI UK akan menjadi calon-calon pemimpin bangsa ketika kemudian kembali ke Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima, Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Syarief Hasan juga meyampaikan, ilmu serta pengalaman yang didapatkan selama menjadi mahasiswa dan menimba ilmu di Inggris harus bermanfaat bagi bangsa Indonesia. 

“Selama kalian belajar dan memiliki privilej untuk menimba ilmu di Inggris, ambil sebanyak-banyaknya ilmu dan hal baiknya. Lalu setelahnya, kalian harus kembali pulang dan bagikanlah ilmu dan pengalaman kalian untuk kemajuan bangsa. Dengan begitu, kalian menorehkan jejak serta menjadi bagian dari sejarah pembangunan bangsa," pungkasnya. [] (TIM)