News

Wakil Ketua DPRD Banjarnegara Diperiksa KPK Kasus Korupsi Budhi Sarwono Dkk

Edy Purwanto diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Wakil Ketua DPRD Banjarnegara Diperiksa KPK Kasus Korupsi Budhi Sarwono Dkk
Tersangka kasus korupsi Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengenakan rompi tahanan tiba di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/9/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPRD Banjarnegara Edy Purwanto diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.

"Pemeriksaan saksi untuk melengkapi berkas tersangka BS dan tersangka lainnya," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (2/11/2021).

Selain Edy Purwanto, tim penyidik KPK juga memeriksa Tatag Rochyadi (PNS), Heron Kristanto (mantan PNS), Nursidi Budiono (swasta/Staf Administrasi PT Bumiredjo dan Direktur CV Karya Bhakti), Waluyo Edi Sujarwo (swasta/Direktur CV. Tuk Sewu), dan Zainal Arifin (Direktur PT Anugrah Setiya Buana).

baca juga:

Dalam kasus ini, KPK menyatakan membuka kemungkinan menjerat Budhi Sarwono dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang0 (TPPU).

Diketahui, KPK telah menetapkan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dan orang kepercayaannya yang merupakan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Kedy Afandi sebagai tersangka.

KPK menduga, Budhi Sarwono menerima fee 10 persen dalam pengadaan proyek di Pemkab Banjarnegara. Total penerimaan fee tersebut senilai Rp2,1 miliar.

Dalam mendalami perkara ini KPK telah menggelar penggeledahan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Hasilnya, tim penyidik mengamankan barang bukti berupa dokumen dan alat elektronik dari penggeledahan tujuh lokasi berbeda.

Pada Sabtu (9/10/2021), tim penyidik KPK telah menggeledah empat lokasi, yakni rumah kediaman dari pihak-pihak yang terkait dengan perkara yang berada di Temanggungan Kalipelus, Bandingan Rakit, Desa Parakancanggah, dan Desa Twelagiri.

Lalu pada Senin (11/10/2021), tim penyidik KPK menggeledah tiga lokasi, yaitu Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjarnegara, ruang unit kerja pengadaan barang dan jasa (UKPBJ), dan rumah kediaman dari pihak terkait di Kelurahan Parakancanggah, Kabupaten Banjarnegara.

KPK juga menduga Budhi berperan aktif dengan ikut langsung dalam pelaksanaan pelelangan pekerjaan infrastruktur, diantaranya membagi paket pekerjaan di Dinas PUPR. Hal ini dengan mengikutsertakan perusahaan milik keluarganya, dan mengatur pemenang lelang. []