News

Wakil Ketua DPR Minta Polisi Usut Tuntas Penyebab Kecelakaan Bus Sriwijaya


Wakil Ketua DPR Minta Polisi Usut Tuntas Penyebab Kecelakaan Bus Sriwijaya
Petugas gabungan dari SAR Pagaralam, TNI, Polri, BPBD dan Tagana melakukan evakuasi Bus Sriwijaya rute Bengkulu - Palembang yang mengalami kecelakaan di Liku Sungai Lematang, Prahu Dipo, Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Rabu (25/12/2019). Hasil evakuasi dan pencarian korban pada hari kedua tercatat total jumlah korban meninggal sebanyak 35 orang dan korban selamat sebanyak 13 orang. (ANTARA FOTO/HO/Basarnas Palembang)

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin turut prihatin bertambahnya korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut Bus Sriwijaya di Liku Lematang, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Polisi diharapkan mengusut tuntas penyebab kecelakaan tersebut.

Dalam peristiwa tersebut, korban meninggal dunia bertambah menjadi 31 orang dari sebelumnya 28 orang.

"Ikut prihatin (bertambahnya korban Bus Sriwijaya)," kata Azis saat dihubungi AKURAT.CO, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Untuk mengetahui lebih lanjut kronologis dari kejadian tersebut, Azis memberikan kesempetan bagi Polri untuk mengusut penyebab kejadi jatuhnya Bus Sriwijaya ke jurang.

"Ya Polri akan menuntaskannya, beri kesempatan Polri untuk mengusut penyebab kejadian tersebut," singkatnya.

Meski demikian, Azis berharap dari kejadian diatas bisa menjadi sebuah pelajaran bagi pengendara lainnya untuk lebih berhati-hati dalam mengemudi. 

Sebelumnya Bus Sriwijaya Jenis Mitsubishi Fuso Plat No Polisi BD 7031 AU rute Bengkulu - Palembang masuk ke jurang di Liku Lematang Jalan Lintas Pagaralam - Lahat KM 9 Desa Plang Kenidai Desa Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam pada Senin malam (23/12) pukul 23.15 WIB.

Bus terjun bebas dari ketinggian 80 meter karena tak mampu menanjak hingga termundur ke belakang lalu menabrak beton pembatas tikungan, Liku Lematang sendiri dikenal cukup rawan karena kerap terjadi kecelakaan terutama saat jalur licin.